Mayat Janda Ditemukan di Pantai

PANDEGLANG, (KB).- Ny. Onih (50) seorang janda ditemukan sudah menjadi mayat di pesisir Pantai Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Loka Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (LPSPL) Serang-Banten Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut, Desa Caringin, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Selasa (9/1/2018) sekitar pukul 06.30. Mayat korban asal Kampung Kadaleman, Desa Carita, Kecamatan Carita ini pertama kali ditemukan Aminudin (65) pencari barang rongsokan.

Menurut Aminudin, pagi hari kejadian itu dia sedang mencari barang rongsokan di sekitar Pantai KKP. Beberapa menit kemudian, dia terkejut saat melihat ada sesosok tubuh manusia dengan posisi telungkup di pesisir pantai tersebut. Setelah diperiksa, ternyata mayat tersebut adalah perempuan. Karena panik, saksi langsung melaporkan kejadian tersebut ke warga sekitar dan Polsek Labuan. “Saya melihat mayat korban dari jarak sekitar lima meter. Dan saat itu, saya langsung melaporkan kejadian temu mayat ke Polsek Labuan,” kata Aminudin, warga Labuan.

Berselang beberapa menit, warga dan anggota Polsek Labuan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Setelah dilakukan pemeriksaan, ada sebagian warga mengenali identitas korban. Korban tersebut adalah Ny. Onih asal Carita. Petugas pun langsung mengevakuasi dan membawa korban ke Rumah Sakit Serang. “Informasinya, korban baru saja ditinggal suaminya karena meninggal dunia. Diduga korban mengalami depresi. Dan korban sempat dikabarkan menghilang meninggalkan rumah,” ujar salah seorang warga.

Kapolsek Labuan, Kompol Syahril Minda membenarkan ada kejadian temu mayat di Pantai KKP Labuan. Identitas korban bernama Onih, warga Kecamatan Carita. Dari keterangan sejumlah saksi, sebelum kejadian korban dikabarkan pergi dari rumahnya. Selain itu, korban diduga mengalami depresi akibat suaminya meninggal dunia. ”Ya betul, korbannya orang Carita. Dari informasi warga, korban mengalami depresi,” kata Kapolsek Labuan, Kompol Syahril Minda.

Menurut Kapolsek, mayat korban sudah diurus keluarganya untuk dimakamkan di rumah duka di Carita. ”Jenazahnya sudah dibawa keluarga dengan pengawalan anggota Polsek Carita,” ujarnya. Temu mayat tersebut pertama kali diketahui seseorang berprofesi pencari rongsokan. Waktu itu, saksi tidak sengaja menemukan mayat korban di pesisir pantai. “Berbekal laporan itulah, saya dan anggota mengecek ke TKP untuk mengevakuasi korban,” ucapnya. Ia mengatakan, hasil pemeriksaan sementara korban meninggal diperkirakan sudah dua hari di pesisir pantai. Karena sebagian anggota tubuh mayat tersebut mengalami pembengkakan dan perubahan warna kulit, ujar Kapolsek. (IF)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here