Matangkan Persiapan PON XX Papua, KONI Banten Asah Kapasitas Pelatih

SERANG, (KB).- Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) Banten mengasah kapasitas pelatih cabang olah raga mereka, yang dilaksanakan di salah satu hotel di Kota Serang 14-16 September. Peningkatan kapasitas tersebut dilaksanakan untuk mematangkan persiapan kontingen Banten, menjelang keikutsertaan mereka pada ajang Pekan Olah Raga Nasional (PON) XX di Papua 2020 mendatang.

Diketahui, dalam kegiatan tersebut seluruh pelatih dari cabang olah raga yang mengikuti Pelatda Jangka Panjang (PJP) hadir. Mereka nantinya akan menerima materi dari sejumlah materi, yang di antaranya diberikan oleh dua pemateri dari Kontingen Indonesia saat Asian Games.

Hal itu diungkapkan Ketua KONI Banten Rumiah Kartoredjo usai membuka kegiatan peningkatan kapasitas pelatih. Ia mengatakan sengaja menghadirkan dua pemateri yang memberi arahan untuk Indonesia di Asian Games, untuk pelatih di Banten.

“Saya memang sengaja menghadirkan mereka, karena kita tidak ada salahnya mengikuti materi-materi yang diberikan kepada kontingen Indonesia saat Asian Games lalu. Apalagi, Indonesia pada Asian Games lalu mampu meraih hasil yang membanggakan,” ujarnya.

Ia mengatakan, peningkatan kualitas pelatih itu dilakukan karena program PJP sudah berjalan selama satu tahun. Oleh karena itu, pihaknya tidak ingin hanya mengasah kualitas atlet saja, melainkan juga kapasitas pelatih Banten.

“Jika ingin peningkatan prestasi, ya harus tingkatkan kualitas pelatih juga. Harus ada sinergitas antara pelatih dengan atlet, mereka harus satu jiwa. Keduanya harus ditingkatkan, tidak bisa satu sisi saja. Jadi SDM ditingkatkan, tapi integritas juga harus terasah,” ucapnya.

Selain itu, kata Mantan Kapolda Banten itu, sport intelijen dan sport science harus setara. Terkait cabor yang diunggulkan, Banten akan menakar peluang dari hasil Porprov V Banten serta hasil Prakualifikasi PON.

“Untuk peluang, kami akan memantau dari hasil Porprov V dan hasil prakualifikasi. Dari dua event itu, kita dapat menakar sejauh mana kemampuan dan peluang Banten di PON. Nah jika itu sudah dikantongi, maka kita akan tingkatkan peluang itu agar raihan medali semakin terbuka,” katanya.

Selain itu, kata dia, peluang medali juga didapatkan dari atlet Banten yang mewakili Indonesia pada ajang Asian Games lalu. Apalagi, Banten pun menjadi salah satu daerah yang mampu menyumbangkan medali untuk Indonesia. “Luar biasanya, dari 34 provinsi, hanya ada 7 daerah yang menyumbang medali untuk Indonesia di Asian Games, salah satunya Banten. Ya itu artinya kita harus bisa berbicara banyak nanti di PON XX Papua,” tuturnya. (YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here