Masyarakat di Bantaran Sungai Diimbau Tetap Siaga

SERANG, (KB).- Pihak Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau, Ciujung dan Cidurian (BBWSC3) mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran aliran sungai Cidanau, Ciujung dan Cidurian untuk tetap siaga atau waspada.

Hal itu dikarenakan musim penghujan tahun ini baru dimulai dan puncaknya diprediksi baru akan terjadi pada pekan kedua atau ketiga Januari 2020.

Kepala Seksi Pemanfaatan Air pada BBWSC3 Heri Sapari mengatakan, pihaknya mengimbau kapada masyarakat khususnya yang tinggal di bantaran sungai harus waspada ketika intensitas hujan tinggi. Sebab selama dua hari kedepan diprediksi intensitas hujan masih akan terus tinggi.

“Dan masih panjang, puncaknya (musim hujan) dari rilis BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) itu Minggu kedua atau ketiga Januari. Intinya sih masyarakat tetap waspada, terutama yang di bantaran sungai,” ujarnya kepada Kabar Banten, Ahad (5/1/2020).

Untuk debit air di Bendungan Pamarayan, kata Heri, saat ini kondisinya masih stabil dan normal. Bahkan sejak Sabtu (4/1/2020) debit airnya terus turun dan ada diangka 62 meter kubik.

“Sudah stabil tinggal jaga jaga saja. Kan kalau lebih dari 1.000 meter kubik baru siap siap,” tuturnya.

Heri mengatakan, saat ini intensitas hujan memang sudah tinggi. Oleh karena itu dalam beberapa hari kedepan kondisi Bendungan Pamarayan tetap harus dipantau.

“Karena air bukan hanya dari hujan tapi juga kiriman seperti di Ciberang juga kiriman dari Halimun,” katanya.

Baca Juga : Banjir Sering Berulang di Kabupaten Serang, Bupati Desak Normalisasi Sungai

Selain harus waspada, kata Heri, masyarakat juga diimbau untuk tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi yang beredar di media sosial. Menurut dia, saat ini selalu beredar informasi yang simpang siur melalui media sosial. Jika masyarakat menerima informasi tersebut, jangan langsung disebar namun harus dikonfirmasikan lebih dulu kepada pihak desa atau kecamatan.

“Terutama daerah yang dilalui aliran sungai dan potensi banjir, ditanya dulu ke desa atau kecamatan jangan sebarin berita hoax khawatir jadi salah. Jadi lebih baik konfirmasi dulu ke desa atau camat informasinya kan disana ada posko juga biasanya,” katanya.

Anggota Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang Jhony E Wangga mengatakan, berdasarkan pantauan, bendungan Pamarayan saat ini masih normal bahkan terus menurun.

Namun demikian, menurut dia, bagi masyarakat yang tinggal di sekitar Ciujung dan Cidurian statusnya masih siaga.

“Karena mengingat ini awal musim hujan, hasil koordinasi dengan BMKG sampai Maret musim penghujan. Belum lagi kalau misalkan di daerah Bogor Lebak hujan otomatis. Tapi kalau Ciujung masih aman,” ujarnya. (DN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here