Masuk Musim Penghujan, Kota Tangerang Antisipasi Banjir

TANGERANG, (KB).- Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengimbau, agar aparatur OPD teknis untuk dapat mengantisipasi adanya genangan air dan banjir memasuki masa musim penghujan.

“Saluran-saluran yang dibuat untuk mengantisipasi genangan harus selalu dimonitor, jangan sampai diisi untuk utilitas lain. Yang justru bisa menghambat aliran air dan mengakibatkan genangan,” katanya saat memimpin apel di Plaza Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin (4/11/2019).

Ia meminta masyarakat untuk mengantisipasi timbulnya genangan dan banjir dengan membuat resapan-resapan air di sekitar tempat tinggal. ”Buat semacam ground tank, jadi air hujan bisa ditampung dan bisa meminimalisir genangan,” ujarnya.

Selain kesiapan sarana prasarana, lanjut dia, pemkot juga akan menugaskan Dinas Kesehatan untuk melakukan sosialiasi terkait persiapan musim hujan yang akan dihadapi. “Supaya dari segi kesehatan juga bisa aman dari penyakit yang bisa muncul di musim penghujan,” ucapnya.

Pada keempatan tersebut, dia memberikan target dua minggu kepada Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) untuk membenahi kabel utilitas yang mengganggu aliran air, khususnya di jalan-jalan protokol.

Hal tersebut dilakukan, karena keberadaan kabel utilitas yang tidak tertata rapi mampu berdampak buruk saat musim hujan. “Karena, aliran air tidak berjalan maksimal, akibatnya terjadi genangan di beberapa titik di Kota Tangerang, seperti di Jalan MH Thamrin,” tuturnya.

Apabila dalam dua minggu keberadaan kabel utilitas tidak bisa dibenahi, maka salah satu caranya dilakukan pemotongan. “Dipotong saja nanti kabelnya. Sebab, banyak warga yang mengeluh akibat keberadaan kabel utilitas,” katanya seraya menambahkan meminta kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan.

Sementara itu, Kepala Dinas Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Tangerang Decky Prambodo menerangkan, jika pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak terkait atas keberadaan kabel utilitas.

“Kami akan panggil pemilik kabel utilitas tersebut, untuk menjelaskan keberadaan atau posisi yang layak dari kabel tersebut, apakah tertanam atau menggantung di saluran drainase, sehingga tidak mengganggu aliran air,” ujarnya. (DA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here