Masuk Anggota Partai Politik, Kades Harus Pilih Salah Satu Jabatan

SERANG, (KB).- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) akan turut melakukan penyisiran terhadap kepala desa (kades) di Kabupaten Serang untuk memastikan tidak ada kades yang terlibat di kepengurusan partai politik (parpol) dan akan meminta kades memilih satu jabatan, tetap menjadi kades atau masuk parpol. Hal tersebut dilakukan pascaditemukannya sejumlah kades yang ternyata masuk kepengurusan parpol.

Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah mengatakan, pihaknya akan memerintahkan DPMD untuk mengecek kembali seluruh kades di Kabupaten Serang dan dilihat mana yang terindikasi masuk partai. “Setelah itu nanti ditawarkan ke kadesnya mau tetap jadi kades atau di pengurusan parpol. Karena, gak boleh masuk parpol, nanti kaitannya dengan netralitasnya saat pemilu,” katanya, Rabu (7/2/2018). Sesuai aturan yang berlaku, ujar dia, kades tidak boleh menjadi pengurus parpol. “Sudah ada di undang-undangnya gak boleh jadi pengurus partai itu harga mati, maka mereka harus memilih, keluar dari kepengurusan atau pilih kades,” ucapnya.

Sementara, Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Serang, Ulumudin menuturkan, pihaknya telah memanggil lima kades, satu ketua BPD, dan tiga pimpinan parpol, pada Selasa dan Rabu (6-7/2/2018), untuk mengklarifikasikan hasil temuan dalam tahapan verifikasi faktual. Dari klarifikasi tersebut, semuanya mengakui, bahwa temuan tersebut benar. Lima kades tersebut siap mundur dari kepengurusan partai dengan menunjukkan surat pengunduran diri dari parpolnya. “Termasuk dari pihak parpol sendiri juga siap mengubah SK. Perubahan SK kami tunggu sampai besok,” tuturnya.

Untuk pimpinan parpol, kata dia, yang telah melakukan klarifikasi baru tiga partai, yakni PKS, PPP, dan Demokrat, sedangkan PDIP dan Nasdem masih belum datang dan diharapkan pada Kamis (8/2/2018) bisa memenuhi panggilan. Ia menuturkan, masih terus mencermati dan mengawasi SK kepengurusan parpol. Jika masih ditemukan kasus serupa, pihaknya akan melakukan klarifikasi kembali.

Ketua DPC PPP Kabupaten Serang, Heri Azhari mengatakan, telah mengklarifikasi temuan panwas dan telah mengeluarkan kades terkait dari kepengurusan DPC PPP Kabupaten Serang. “Itu per tanggal 4 Februari sudah kami ganti dengan pengurus yang lain,” ujarnya. Ia menjelaskan, di wilayahnya terdapat tiga kades yang masuk dalam struktur kepengurusan partainya. Ketiga kades tersebut, yaitu Kades Domas, Kades Carenang, dan Kades Melati.

Meski demikian, para kades tersebut masa jabatannya sudah akan habis di tahun ini. “Ada yang Juni, Maret, dan ada yang Mei habis masa jabatannya. Sehingga dia masuk PPP,” ucapnya. Terpisah, Ketua DPC PKS Kabupaten Serang, Mansur Barnawi mengatakan, sudah melakukan klarifikasi. Bahkan, pihaknya sudah meminta yang bersangkutan untuk membuat surat pernyataan mengundurkan diri dari partai. SK kepengurusan juga sudah diubah diunggah di Sipol. (DN)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here