Selasa, 25 September 2018

Masih Terkendala Komputer, SMPN 2 Simulasi UNBK di SMK

SERANG, (KB).- Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Kota Serang melakukan simulasi pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) dalam rangka persiapan menghadapi ujian nasional (UN) pada Mei mendatang. Simulasi dilakukan di SMK 2 Informatika, karena keterbatasan komputer yang dimiliki sekolah.

Wakasek Kesiswaan , Siti Mariam mengatakan, simulasi UNBK dilaksanakan di SMK 2 Informatika Kota Serang. Simulasi tersebut diadakan, agar mengetahui sejauh mana persiapan siswa dalam menghadapi UNBK. Kegiatan tersebut untuk mengenalkan UNBK kepada siswa. “Simulasi UNBK SMPN 2 Kota Serang di SMK 2 Infomatika untuk mengenalkan UNBK kepada siswa dengan menggunakan komputer. Agar saat pelasanaan nanti mereka tidak canggung dan tidak tegang dalam mengerjakan dan menyelesaikan UNBK tersebut,” katanya kepada Kabar Banten, Jumat (23/2/2018).

Ia menuturkan, simulasi UNBK tersebut sudah kali kedua dilaksanakan. Melaksanakan simulasi UNBK di SMK 2 tersebut, karena keterbatasan komputer yang tersedia di sekolah. Simulasi tersebut jauh lebih tertib diban-dingkan dengan tahun kemarin. Jumlah ruangan yang tersedia membuat kelancaran dalam simulasi UNBK tersebut.

“Kami terus melakukan pelatihan soal-soal untuk mempersiapkan siswa dalam mengahdapi UNBK. Jumlah siswa yang yang mengikuti UNBK ini ada 313. Terbagi menjadi 4 sesi. Sesi pertama, ada 4 ruangan dan ruangan yang akan digunakan, yakni TKJ, AKA, RPL, dan AKP. Akan dilaksanakan mulai pukul 08.00 WIB-16.00 WIB,” ujarnya.

Ia mengatakan, untuk tahun ajaran 2017/2018 sudah melaksanakan dua kali simulasi UNBK. Simulasi akan membuat siswa terbiasa mengisi ujian berbasis komputer. Adapun jadwal UNBK SMP/MTs berlangsung pada Rabu hingga Sabtu (23-26/5/2018). Terbagi menjadi dua sesi dengan materi pelajaran bahasa Indonesia, matematika, bahasa Inggris, dan IPA.

Ia berharap, para siswa bisa mengerjakan soal dengan benar setelah simulasi selesai dilakukan. Siswa yang sudah terbiasa, diharapkan tidak grogi ketika mengisi soal berbasis komputer. Siswa yang diterima di sekolah unggulan ini sekitar 70 persen, harapan kami bisa melebih dari tahun kemarin. Harapan kami kepada Dinas Pendidikan Kota Serang, agar memfasilitasi perangkat komputer yang masih mengalami kekurangan.

Tahun kemarin, kami melaksanakan UNBK di SMAN 2 dan kami sudah bekerja sama dengan SMAN 2. Kami belum bisa melaksanakan UNBK di sekolah, karena keterbatasan komputer yang masih di bawah 100 unit. Salah satu syarat untuk melasakanakan UNBK dilihat dari jumalah siswa 3 per 2 paling tidak harus memiliki 150 unit komputer, sehingga kami belum bisa melaksanakan UNBK, ucapnya. (Denis/Job)***


Sekilas Info

SMP Terpadu AL Qudwah Resmikan Saung Literasi

LEBAK, (KB).- Untuk memfasilitasi semangat literasi siswa, SMP Terpadu Al Qudwah Lebak meresmikan Saung Literasi, Senin …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *