Masalah SBM Harus Diselidiki, Komisi III Minta Pengisian Direksi Ditunda

SERANG, (KB).- Komisi III DPRD Kabupaten Serang meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang menunda pengisian unsur direksi PT Serang Berkah Mandiri (SBM) dan meminta pemkab terlebih dahulu menyelidiki permasalahan yang terjadi di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tersebut sampai usahanya merugi.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Serang, RS Purbo Asmoro mengatakan, sekarang jika open bidding dibuka, kemudian dilakukan pengisian unsur direksi baru, maka akan terjadi masa transisi yang semrawut dan ke depannya mau bagaimana pertangungjawabannya. “Jadi, menurut kami, jangan dulu diisi kalau belum dibenahi, kasihan yang baru,” katanya saat ditemui Kabar Banten di Ruang Komisi III, Rabu (17/1/2018).

Ia menuturkan, permasalahan SBM harus diselidiki terlebih dahulu secara detail, sehingga usahanya rugi, apakah ada kesalahan personal, misalnya penyalahgunaan kekuasaan atau memang risiko usaha. Seharusnya, jika eksekutif melihat kondisi tersebut, maka eksekutif harus membentuk tim evaluasi yang melibatkan inspektorat.

Bahkan, Komisi III juga sudah beberapa kali menyampaikan hal tersebut ke eksekutif. “Kami ingin eksekutif buat tim kecil yang khusus telusuri masalahnya, bisa tim ini adhoc lah tidak permanen, dibentuk kepala daerah untuk menelusuri kondisi SBM, melakukan suatu audit bekerja sama dengan inspektorat,” ujarnya. (YY)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here