Maraknya Aksi Kriminal di Kota Serang, MUI Minta Aparat Kerja Ekstra

SERANG, (KB).- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Serang meminta aparat kepolisian bekerja ekstra demi menjamin rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Kota Serang. Hal itu disampaikan Sekretaris MUI Kota Serang Amas Tadjuddin menanggapi maraknya isu gangguan keamanan dan ketertiban umum serta kasus kriminal lain seperti aksi penjambretan dan perampokan bersenjata di wilayah Kota Serang.

“Aparat keamanan diminta standby 24 jam, bahkan bila perlu agar menempatkan sniper handal di tempat-tempat tertentu untuk memberikan jaminan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat di seluruh wilayah Kota Serang,” kata Amas kepada Kabar Banten, Kamis (20/9/2018).

Menurutnya, Kota Serang Madani yang dicita-citakan penuh berkah dan aman sebagai ibu Kota Provinsi Banten adalah tipe kota modern yang diminati banyak pengunjung dengan berbagai keperluan hidup selama 24 jam. Oleh karena itu, Amas meminta aparat keamanan untuk meningkatkan patroli keamanan khususnya di tempat-tempat strategis, seperti pusat peribadatan masjid, gereja, vihara, serta pusat perbelanjaan dan kuliner malam.

“MUI sangat prihatin sampai adanya korban kriminal penjambretan,” ucapnya. Amas juga mengajak masyarakat agar lebih berhati-hati dalam beraktivitas, memperbanyak ibadah dan zikir serta meningkatkan kewaspadaan. “Budayakan gotong royong saling menolong, patuhi aturan lalu-lintas saat berkendaraan dan segera melapor kepada aparat terdekat bila menemukan hal aneh dan mencurigakan,” tuturnya.

Terpisah, Kapolres Serang Kota AKBP Komarudin mengatakan, pihaknya sudah mengatur komposisi personel sesuai dengan kebutuhan. “Komposisi personel telah diatur sedemikian rupa dan memang 24 jam, jumlah personil kita sesuaikan dengan kebutuhan dan aktivitas kegiatan masyarakat,” katanya.

Ia menuturkan, kemanan menjadi tanggung jawab bersama baik aparat kepolisian maupun masyarakat. Sehingga, selain aparat kepolisian pihaknya juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga situasi di lingkungannya masing-masing. “Tidak mungkin bisa 24 jam semua, kita sepakat bahwa keamanan menjadi tanggung jawab bersama, yang artinya peran masyarakat untuk menjaga situasi dilingkungannya juga sangat diharapkan,” ujarnya.

Sebelumnya, Kapolres juga menyampaikan jika hingga saat ini pihaknya terus melakukan pemburuan pelaku-pelaku jambret di Kota Serang. “Kami terus lakukan lidik dan memburu pelaku jambret,” katanya. Pihaknya sudah banyak melakukan tindakan tegas dan penangkapan terhadap pelaku. “Sudah dong (banyak yang ditangkap), cukup banyak juga yang kita tindak tegas,” ujarnya.

Kapolsek Serang, Kompol Irwanda mengatakan, selain penjambretan, di wilayah hukum polsek Kota Serang juga marak aksi pecah kaca. Namun, karena banyak kegiatan dan tugas lain di kepolisian menurutnya tidak mungkin menurunkan seluruh personel untuk satu kasus saja. “Kita juga kan banyak kegiatan ya, jadi gak mungkin semuanya harus menangani kasus itu saja,” ucapnya.

Menurutnya, peran masyarakat sangat diharapkan untuk turut berperan aktif. Terutama pertokoan yang berada di sepanjang jalan agar memasang CCTV, karena dengan adanya kamera pengintai akan lebih memudahkan tugas kepolisian. Selain itu, ia juga berharap di setiap masuk gang terdapat CCTV. “Babinkamtibmas sering menyampaikan itu, kayak Alfamart kan mereka pasang CCTV yang mengarah ke jalan,” ujarnya. (Masykur)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here