Marak OTT KPK, Sekda Banten Ingatkan Pejabat tak Main-main

SERANG, (KB).- Sekretaris Daerah (Sekda) Banten mengingatkan seluruh pejabat daerah di Lingkungan Pemprov Banten dan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten/Kota se-Banten untuk tidak bermain-main dalam menjalankan tugas. Peringatan tersebut disampaikan sekda, menyusul maraknya pejabat daerah yang terkena operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menurut dia, korupsi akan tetap terjadi jika pejabat daerah tidak memiliki kesadaran bersama dalam menghindari korupsi. “Kembali kata Mendagri (Menteri Dalam Negeri), sebagus, sehebat-hebatnya sistem, (semunya bergantung) orangnya. Baru (terjadi) di Cilegon, eh kemarinnya di Kukar (Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur),” katanya.

Disinggung tentang adanya komentar dari pimpinan KPK yang menyatakan, bahwa korupsi di Banten kambuh dengan adanya OTT di Cilegon, dia menilai, pernyataan tersebut hak KPK. Namun, yang harus diingat, ujar dia, Banten, meliputi kabupaten/kota, bukan hanya pemprov. Sejauh ini, ucap dia, Koordinasi dan Supervisi Bidang Pencegahan (Korsupgah) di Banten masih berjalan baik. “Kan kantornya berdekatan,” ucapnya.

Ke depannya, mantan Kepala Mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Banten tersebut mendukung upaya KPK dalam mencegah tindakan korupsi di Banten. “(Kalau KPK akan melakukan cara baru), setuju. Bagus itu setuju saya. Sejauh ini sudah berjalan,” tuturnya. (SN)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here