Sabtu, 17 November 2018

Mantan Kadis SDAP Banten Segera Dieksekusi

SERANG, (KB).- Kejaksaan Negeri (Kejari) Serang akan mengeksekusi mantan Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Pemukiman (DSDAP) Provinsi Banten Iing Suwargi ke penjara. Eksekusi dilakukan apabila Kejari Serang telah menerima salinan atau petikan putusan terpidana kasus korupsi proyek Pembangunan Prasarana Pengamanan Pantai Normalisasi Karangantu Tahun 2012 senilai Rp 4,8 miliar tersebut dari pengadilan.

“Kami belum menerima petikan petusan tersebut. Kalau kami telah menerima petikan putusan tentu putusan peradilan tersebut harus dilakukan (eksekusi),” ujar Kasi Pidsus Kejari Serang Agustinus Olav Mangontan, Jumat (24/11/2017). Olav mengaku baru mengetahui permohonan kasasi jaksa dikabulkan oleh majelis hakim Mahkamah Agung (MA) melalui melalui media massa. Ia bersyukur kasasi tersebut dikabulkan karena dakwaan jaksa berarti telah terbukti. “Saya belum tahu, tahunya tadi pagi baca koran,” kata Olav.

Panmud Tipikor PN Serang Nur Fuad menuturkan putusan perkara kasasi tersebut telah dimuat di website resmi MA. Perkara tersebut diputus oleh Ketua Majelis Hakim Artidjo Alkostar bersama dua Hakim Anggota Syamsul Rakan Chaniago dan Krisna Harahap pada Senin 20 November 2017. Kendati demikian belum diketahui isi putusan tersebut karena baru sebatas pemberitahuan. “Isinya saya belum tahu (hukuman pidananya),” katanya.

Nur Fuad mengungkapkan putusan MA tersebut belum disampaikan kepada kedua belah pihak. Sebab, pihaknya belum menerima petikan atau salinan putusan lengkap yang dikirim MA. “Kami akan kirim setelah diterima (dari MA). Biasanya yang kami terima pertama adalah petikan (isi putusan ringkas) bukan salinan putusan,” tuturnya.

Sebelumnya, pada putusan Pengadilan Tinggi (PT) Banten Iing telah divonis 18 bulan penjara, denda Rp 50 juta subsider satu bulan dan uang pengganti Rp 215 juta subsider 1 tahun. Perkara dengan Nomor: 12/PID.SUS-TPK/2016/PT.BTN diputus pada Kamis 8 Desember 2016 oleh Abdul Hamid Pattiradja sebagai ketua majelis didampingi Guntur Purwanto dan Dermawan S. Djamian sebagai hakim anggota.
Perkara tersebut diputus pada Kamis 8 Desember 2016.

Isi putusannya menguatkan putusan majelis hakim Pengadilan Tipikor Serang, pada Selasa (27/9/2016). Perbuatan Iing, menurut Ketua Majelis Hakim PN Serang, Ni Putu Sri Indayani, telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dengan pengusaha Iyus Priatna dan Kepala Kantor PT BPP Cabang Serang Dadang Prijatna (inkrah masing-masing pidana 1 tahun).

Ketiganya dinilai telah terbukti melanggar dakwaan subsider Pasal 3 juncto pasal 18 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 Jo Pasal 64 ayat (1) KUH Pidana. (FI)***


Sekilas Info

Jika Tetap di Rp 40 Miliar, Pemkab Serang akan Mengembalikan Bankeu

SERANG, (KB).- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang tetap akan mengembalikan bantuan keuangan (Bankeu) dari provinsi jika tetap …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *