Mantan Kabag Kominfo Jadi Camat Baros, Bupati Serang Rombak 430 Pejabat

SERANG, (KB).- Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah melantik sebanyak 430 pejabat eselon III dan IV, terdiri dari pejabat administrator sebanyak 51 orang, pejabat pengawas sebanyak 208 orang, dan pejabat fungsional 171, di Stadion Tenis Indoor, Kamis (27/7/2017). Menurut dia, pelantikan kali ini merupakan mutasi biasa dan rutin yang perlu kami lakukan, dalam rangka evaluasi yang mengacu pada pelantikan-pelantikan sebelumnya.

“Banyak di antara ASN di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Serang yang telah layak dan kompeten untuk dipromosikan, namun dikarenakan formasi jabatan yang tersedia sangat terbatas, tidak semua usulan dapat diakomodiasi. Insya Allah pada pelantikan berikutnya, yang belum berkesempatan untuk dipromosikan dapat dipertimbangkan untuk mendapat promosi jabatan,” katanya.

Disinggung mengenai banyaknya latar belakang ASN yang tidak sesuai dengan jabatan barunya, ia menjawab, bahwa Pemkab Serang memiliki keterbatasan SDM dan latar belakang pendidikan mereka. Salah satunya, adalah pada bidang tertentu di mana ASN tersebut, seperti ahli keuangan dan sipil sangat terbatas. “Mudah-mudahan mereka bisa mengikuti, karena dinas juga kolektivf kolegial dan keterbatasan SDM tidak lengkap, seperti yang dibutuhkan background pendidikannya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BKPSDM, Entus Mahmud Sahiri menuturkan, pelantikan kali ini adalah hasil evaluasi dan penilaian terhadap penempatan ASN selama 6 bulan yang sudah dilakukan sebelumnya.Yang kedua mutasi tersebut, adalah adanya sejumlah pegawai di Lingkungan Pemkab Serang yang pensiun. “Mutasi ini juga merupakan satu kebutuhan organisasi di mana selain mempertimbangkan kinerja dan kompetensi ada aturan baru. Kami juga melakukan pendekatan dari sisi keadilan. Keadilan yang dimaksud kami lakukan terhadap kepentingan OPD, ASN, dan kepentingan pemerintah daerah,” ucapnya.

Disinggung mengenai ada beberapa pejabat yang mengalami sanksi, yakni penurunan pangkat, ia membenarkan hal tersebut, karena telah melanggar disiplin ASN. “Iya, ada sejumlah pejabat yang diturunkan pangkatnya setingkat di bawah, karena melakukan pelanggaran ASN dan ibu bupati sudah menegaskan, semua ASN harus mengikuti aturan. Selain itu, juga ada seorang ASN yang terancam dipecat dari jabatannya, karena dalam sidang terbukti melakukan korupsi, walaupun hukumannya setahun. Tapi, kami masih menunggu keputusannya, karena infonya banding,” tuturnya.

Jadi camat Baros

Sementara itu, berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah pejabat eselon III yang dimutasi, di antaranya Kabag Kominfo, Jajuli Mukri yang menjadi Camat Baros, Sekretaris Disporapar, Dedi Arif bergeser ke Sekretaris Diskoperindag, Rudy Entol dari OPD Dishub ke BPKAD. Ditemui seusai pelantikan, Jajuli menuturkan, jabatan adalah amanah, bahkan siap ditempatkan di mana saja. “Jabatan itu adalah amanah, saya mah siap ditempatkan di mana saja dan perjalanan saya memang tidak sedikit dalam menempati jabatan,” kata mantan kabag kesra tersebut. (H-45)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here