Rabu, 21 November 2018
Warga BIP Serang saat foto bersama usai melakukan pelatihan membuat daur ulang limbah pabrik dengan bahan dasar kain bludru bersama Alfamart. Bahan tersebut dijadikan dompet dan karya lain oleh warga sekitar, Ahad (22/10/2017).*

Manfaatkan Limbah Kain Bludru Jadi Bernilai Ekonomis

Alfamart Serang mengajak warga perumahan Banten Indah Permai (BIP) Kota Serang memanfaatkan limbah pabrik berupa kain bludru untuk dijadikan barang yang kembali bernilai ekonomis. Hal tersebut dilakukan dengan cara menggelar pelatihan pembuatan dompet dengan menggunakan limbah kain bludru.

Warga BIP Serang tampak antusias saat mengikuti pelatihan pembuatan dompet dari limbah pabrik tersebut. Tidak hanya ibu rumah tangga yang mengikuti pelatihan, para pemuda di perumahan tersebut juga ikut bergabung. “Lumayan kalau bisa kan buat jadi bisnis. Bikinnya juga ga sulit,” kata warga BIP Serang, Febi kepada Kabar Banten, Ahad (22/10/2017).

Dia menjelaskan, bahan-bahan disediakan oleh Alfamart untuk membuat dompet daur ulang tersebut. Ia pun mengaku baru pertama kali mengikuti pelatihan membuat barang-barang bernilai ekonomis.
”Mudah-mudahan bisa memberikan manfaat kepada warga di BIP. Daripada menganggur atau sekadar nongkrong-nongkrong kan lebih baik seperti ini, bisa terlatih atau memiliki keahlian dan mendapatkan keuntungan,” tuturnya.

Warga BIP lainnya Abira mengaku senang bisa mengikuti pelatihan membuat dompet tersebut karena bisa memiliki keterampilan yang bisa dipraktikkan dengan mudah. “Mudah-mudah aja, pelatihan ini bisa bermanfaat dan menumbuhkembangkan kreasi anak muda dan ibu-ibu di sini,” ucapnya.

Branch Manager Alfamart Serang, Ikwan Ngabdi Rahardjo mengatakan, pelatihan kewirausahaan semacam ini akan menjadi agenda rutin. Setiap 1 bulan sekali akan dilakukan oleh setiap cabang Alfamart yang ada di Kota Serang dan daerah lainnya. “Tentu tujuannya, tak lain untuk memberdayakan warga agar menjadi mandiri secara finansial. Kegiatan ini selaras dengan pilar Small Medium Enterprises (CSR Alfamart SME’s) atau UKM,” tutur Ikwan.

Menurutnya, perusahaan tak hanya peduli terhadap UKM yang sudah jadi atau sudah memiliki omzet, tetapi juga peduli terhadap warga yang berniat menjadi UKM pemula. Bentuk kepedulian terhadap UKM, yang telah dilakukan Alfamart selama ini antara lain dengan melibatkan mereka untuk bergabung membuka usaha di halaman toko hingga melibatkan untuk menyuplai barang dagangan di toko.

“Secara berkala kami juga memberikan pelatihan manajemen ritel modern terhadap para pedagang kelontong di sekitar toko yang tergabung dalam member Kartu Ponta,” tuturnya. Selain itu, lanjutnya, khusus member dari kalangan pedagang, mereka mendapatkan harga khusus ketika berbelanja di Alfamart. Ketika akan membeli, mereka hanya tinggal order dan bisa langsung kirim tanpa dikenakan biaya tambahan. (Tresna Mulyana Wati)***


Sekilas Info

Endah N Rhesa Sihir Pengunjung TangCity Mall

TANGERANG, (KB).- Pengunjung Tangerang City (TangCity) Mall mendapat suguhan penampilan apik dari band indie sepasang suami …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *