Maju Mundurnya Desa Ada di Pundak Kades

Bupati Pandeglang Irna Narulita melantik 17 kades terpilih pada Pilkades yang digelar serentak pada Desember 2019, di Pendopo Pandeglang, Kamis (30/1/2020).*

Sebanyak 17 kepala desa dilantik dan diambil sumpahnya oleh Bupati Pandeglang Irna Narulita di Gedung Pendopo, Kamis (30/1/2020). Pelantikan dan pengambilan sumpah 17 para Kades tersebut merupakan hasil dari pemilihan Kepala desa (Pilkades) serentak Kabupaten Pandeglang tahun 2019 dan pergantian Kades antar waktu.

Meski demikian, pelantikan bukan sekadar agenda seremonial, namun harus dijadikan star untuk memulai bekerja dan mengabdi untuk masyarakat.

Menurut Irna, jabatan yang diemban kades merupakan amanah dari masyarakat dan maju mundurnya sebuah pembangunan desa terletak di pundak para kades. Sebab, masyarakat harus dilayani dengan baik dan mereka menginginkan kemajuan dan kesejahteraan desa.

“Pemerintah memberikan anggaran yang cukup besar bagi desa. Maka dari itu, besarnya anggaran desa menuntut kades agar bekerja lebih profesional, mampu berinovasi serta dapat mengelola tata kelola pemerintahan desa. Dengan demikian, program pembangunan desa dapat terwujud dengan baik,” tuturnya.

Ia mengatakan, para kades tersebut harus bertanggung jawab atas kemajuan desanya. Sebab, banyak harapan masyarakat yang harus diwujudkan oleh para kades.

“Selamat bekerja, laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Masyarakat sangat menanti kinerja bapak-bapak dan harapan, impian ada di pundak bapak-bapak semua dalam mewujudkan kesejahteraan dan kemajuan bagi desa,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala DPMPD Kabupaten Pandeglang Doni Hermawan mengatakan, dari 17 kepala desa yang dilantik ini merupakan hasil Pilkades serentak 2019 bulan Desember lalu yang digelar serentak di 15 kecamatan.

“Pelaksanaan Pilkades serentak tahun 2019, alhamdulillah berjalan lancar tanpa ada kendala apapun. Sekalipun ada kendala, ya hanya sedikit permasalahan. Dari proses tahapan bukan pelaksanaan, tapi secara keseluruhan semua berjalan dengan tertib dan aman,” ujarnya.

Doni mengatakan, para kades harus memiliki semangat visioner dalam mengemban amanah, jangan terpaku pada masalah kepala desa yang lalu.

“Sesegera mungkin langsung bekerja, jangan mempermasalahkan masalah dulu biar kami yang menyelesaikan, dengan kades yang lama untuk penyelesaiannya,” tuturnya. (Ade Taufik/Endang Mulyana)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here