Mahasiswa Wajib Kuasai 4 Keahlian

Pemateri Seminar Sertifikasi Uji Kompetensi Komunikasi bersama Perhumasan Indonesia Nurlaela Arief (kiri) bersama akademisi Unsera Annisarizki (tengah), di Aula Unsera, Sabtu (16/11/2019).*

SERANG, (KB).- Selain memperkuat kompetensi, mahasiswa wajib menguasai empat keahlian untuk bisa bersaing dalam era industri 4.0. Ke empat keahlian itu adalah big data analistik, social media, content creator dan influencer.

Hal tersebut dikatakan narasumber dari Perhumasan Indonesia Nurlaela Arief saat ditemui usai memberikan materi Seminar Sertifikasi Uji Kompetensi Komunikasi Bidang Dasar Profesi Kehumasan, dengan tema “Public Relations Best Practices in Industry Era 4.0”, di Aula Unsera, Sabtu (16/11/2019).

Acara tersebut digelar Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik dan Hukum (FISIPKum) Universitas Serang Raya (Unsera).

“Kami memberikan tips kepada mereka tentang industri saat ini. Kemudian seperti kompetensi apa yang harus dimiliki dan diperkuat oleh mereka. Berdasarkan riset saya ada empat yakni untuk menguasai big data analistik, sosial media, content creator dan influencer,” kata Nurlaela kepada Kabar banten.

Dengan menguasai 4 keahlian tersebut, generasi muda lebih siap lagi di era 4.0 yang penuh dengan gempuran artificial intelligence big data. Mahasiswa tidak perlu jauh-jauh berpikir robot dan sebagainya justru perangkat-perangkat yang ada terkait komunikasi yang juga mempengaruhi tugas-tugas mereka.

“Pekerjan-pekerjaan yang menggunakan robot tersebut sifatnya teknis. Dengan kita lebih siap lagi dengan memiliki keahlian khususnya kepakaran tertentu unsur manusia itu masih dibutuhkan,” ujarnya.

Sementara itu, Akademisi Unsera Annisarizki berharap, kegiatan tersebut dapat membuka mata lulusan public relation sangat terbuka sekali khususnya di Banten. Hal itu dapat memberikan peluang bagi lulusan public realtion untuk bersaing dengan yang lain.

“Background lulusan itu sangat berpengaruh profesi kerja. Sehingga dengan lulusan public realtion tersebut bisa kerja sesuai dengan lulusannya. Tidak statis tetapi dinamis sehingga mereka bisa ditempatkan di tempat yang strategis baik di perusahaan nanti ataupun di pemerintahan,” katanya. (DE/SJ)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here