Mahasiswa Unsera Rancang Hand Sanitizer

Mahasiswa Program Studi Teknik Kimia Unsera saat membuat hand sanitizer untuk dibagikan kepada sivitas akademika dan masyarakat di lingkungan Unsera, di Laboratorium Teknik Kimia, Senin (16/3/2020).*

SERANG, (KB).- Mahasiswa Program Studi (Prodi) Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Serang Raya (Unsera) merancang hand sanitizer, di Laboratorium Teknik Kimia Unsera, Senin (16/3/2020). Pembuatan tersebut dipicu langkanya hand sanitizer di masyarakat serta untuk mengedukasi sivitas akademika untuk pencegahan dari coronavirus disease (Covid-19) yang sangat mengkhawatirkan.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unsera Shohifah Annur mengatakan, pembuatan hand sanitizer tersebut sebagai bentuk pencegahan karena Covid 19 yang penyebarannya semakin mengkhawatirkan. Selain itu, hand sanitizer di masyarakat juga sudah langka, kebetulan Unsera memiliki jurusan Teknik Kimia sehingga mampu membuat hand sanitizer tersebut.

“Hand sanitizer tersebut akan dibagikan kepada sivitas akademika Unsera dan masyarakat sekitar. Dan itu menjadi produk unggulan Unsera dari jurusan Teknik Kimia. Kami tidak menjual tapi untuk pengabdian kepada masyarakat,” kata Shohifah kepada Kabar Banten.

Sementara itu, Ketua Program Studi (Prodi) Teknik Kimia Unsera Apriliana Dwijayanti mengatakan, pembuatan tersebut yang pertama spray dahulu menggunakan ethanol. Kemudian, diberikan pelembab supaya aman, diberikan pewangi secukupnya. Selain itu, pihaknya juga akan memproduksi yang jelly untuk membuat dua macam yakni spray dan jelly.

“Jelly juga hasil dari penelitian dari dosen teknik kimia Unsera. Rencananya akan ada kedua untuk memproduksi anak-anak SMA. Kalau sekarang kami memfokuskan untuk dosen, mahasiswa dan masyarakat di lingkungan Unsera,” ujarnya.

Ia mengatakan, dalam pembuatan tersebut dilakukan dua tahap. Di tahap pertama memproduksi 800, kemudian di tahap selanjutnya masih menunggu botol karena pihaknya juga masih menunggu botol.

“Kami meminta kepada masyarakat untuk tidak panik dan berharap Covid 19 agar cepat berakhir. Selain itu, dengan adanya kejadian tersebut masyarakat agar tidak mencari keuntungan pribadi seperti menimbun masker, hand sanitizer dari maraknya penimbunan tersebut kami memproduksi massal untuk dibagikan secara gratis,” tuturnya.

Wakil Rektor I Unsera Abdul Malik mengatakan, sebagai lembaga pendidikan juga harus punya tanggung jawab melindungi sivitas akademika. Demi keamanan dan kenyamanan bersama, pihaknya juga mengikuti imbauan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud).

“Bukan libur tetapi belajar di rumah atau pembelajaran jarak jauh yang harus kita lakukan, lebih baik mencegah daripada mengobati. Sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat, sivitas akademika kami membuat hand sanitizer untuk mengedukasi kepada masyarakat supaya memiliki pola hidup sehat,” katanya. (DE/SJ)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here