Mahasiswa Unbaja Bersihkan Carita

SERANG, (KB).- Tsunami yang terjadi di Selat Sunda beberapa waktu lalu, telah banyak menimbulkan kerugian, baik materi ataupun psikologis. Salah satu dampak dari tsunami tersebut yakni banyak sampah yang mengotori lingkungan yang terkena tsunami.

Dari keadaan tersebut, menggerakkan mahasiswa Teknik Lingkungan Universitas Banten Jaya (Unbaja) untuk melakukan Clean Beach yang bekerja sama dengan Himpunan Pariwisata Indonesia (HPI). Kegiatan ini bertujuan untuk merecovery pantai pascatsunami, agar bersih dan menarik wisatawan domestik maupun internasional.

Bagi mahasiswa Teknik Lingkungan Unbaja, kegiatan ini merupakan bukti kecintaan dan kepeduliannya terhadap lingkungan, agar lingkungan tetap menjadi bersih dan indah.

Kaprodi Teknik Lingkungan Unbaja Ade Ariesmayana mengatakan, dirinya bersama mahasiswa Teknik Lingkungan Unbaja menyumbangkan pohon mangrove sebanyak 110 buah yang diberikan kepada HPI. Mangrove tersebut ditanam di sekitar daerah Pantai Carita yang terkena tsunami.

Ia mengatakan, tujuan penanaman mangrove adalah untuk menjaga garis pantai agar tetap stabil, melindungi pantai dari erosi (abrasi), dan intrusi air laut, peredam gelombang dan badai, penahan lumpur, penangkap sedimen, pengendali banjir. “Keadaan hutan mangrove mengurangi risiko terhadap bahaya tsunami,” tuturnya. (Besta)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here