Mahasiswa Didorong Jadi Petani Melek Teknologi

denis Fakultas Pertanian Untirta menggelar International Confrence On Agriculture and Dual Development, di salah satu hotel di Kota Serang, beberapa waktu yang lalu.*

SERANG, (KB).- Mahasiswa Jurusan Pertanian didorong agar mampu menjadi petani yang melek teknologi, agar tidak menggunakan cara-cara tradisional. Alasannya, mahasiswa harus menjadi generasi petani milenial.

Hal tersebut diungkapkan Rektor Universitas Sultan Ageng Tirtaysa (Untirta) Sholeh Hidayat, usai menghadiri kegiatan Internasional Confrence on Agriculture and Rural Development (I CARD). Kegiatan tersebut diselenggarakan Fakultas Pertanian (Faperta) Untirta, di salah satu hotel di Kota Serang, Sabtu (10/8/2019).

“Kita harus memberi kontribusi pembangunan pertanian di Indonesia, terkait dengan ketahanan pangan dan kedaulatan pangan. Melalui riset kita dapat melakukan penelitian ketahanan pangan, serta dapat melibatkan mahasiswa agar mereka tertarik dengan bidang pertanian,” kata Sholeh kepada Kabar Banten.

Dekan Faperta Untirta Nurmayulis berharap, dengan dihadirkannya alat mesin pertanian dan teknologi informasi dapat menggugah petani muda untuk melanjutkannya. Alasannya, karena dengan alat-alat modern tersebut dapat memudahkan petani seperti hasil panen yang menggunakan mesin.

“Ke depan pertanian tersebut tidak lagi konotasinya yang bergelut dengan lumpur. Generasi milenial lah yang akan meneruskannya, sehingga diharapkan tidak ada impor lagi, kita harus mengekspor,” tuturnya.

Kepala Pusat Ketersediaan dan Kerawanan Pangan Kementerian Pertanian Deskripsi Republik Indonesia (RI) Andriko Susanto mengatakan, fakultas-fakultas pertanian di seluruh Indonesia diharapkan dapat memuat pendidikan vokasi tentang pertanian. Alasannya agar teori lebih dipendekkan dan praktiknya lebih banyak.

“Kami ingin mahasiswa tidak hanya mengerti teori pertanian. Melainkan mengetahui hal-hal praktik dari praktisi-praktisi agar mereka lebih tertarik menjadi petani muda,” katanya. (DE/YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here