Senin, 23 Juli 2018
Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pandeglang Student Movement menggelar refleksi Hari Pendidikan Nasional di depan Gedung DPRD Pandeglang, Rabu (2/5/2018) sekitar pukul 10.00.*

Mahasiswa Desak Benahi Pendidikan

PANDEGLANG, (KB).- Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pandeglang Student Movement (PSM) menggelar refleksi Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di depan Gedung DPRD Pandeglang, Rabu (2/5/2018) sekitar pukul 10.00.

Dalam orasinya, mereka mendesak pemerintah daerah agar membenahi dunia pendidikan di Pandeglang. Selain itu, massa mahasiswa yang dikomandoi Abu Bakar mengendus dunia pendidikan selama ini telah dijadikan ladang komersial mencari keuntungan. Sehingga pemerintah harus segera membenahi sistem pendidikan secara baik dan tegas.

Menurut Abu Bakar, dunia pendidikan di Pandeglang saat ini masih jauh dari harapan. Di antaranya terjadi ketimpangan pendidikan antara pusat kota dan pelosok desa. Dari segi infrastruktur sekolah, tenaga pengajar, dan fasilitas pendidikan di daerah masih kurang dan banyak sekolah tidak layak huni.

“Perlu ada perbaikan di sektor pendidikan. Karena pendidikan itu penting untuk kemajuan daerah. Jadi membangun wilayah atau daerah harus dimulai dari pembangunan sumber daya manusianya. Perlu diketahui, amanat Undang-Undang 1945 menitipkan negara untuk mencerdaskan kehidupan bangsa,” tutur Abu Bakar kepada Kabar Banten seusai aksi refleksi Hardiknas.

Menurut Abu, pemerintah harus segera mengambil solusi untuk membenahi dunia pendidikan. Caranya, pemerintah harus kembali ke UU 45 dan Pancasila dalam hal mencerdaskan kehidupan bangsa. Kemudian memberikan kesejahteraan pengajar. Karena tenaga pengajar akan fokus melaksanakan tugasnya apabila kondisi dapur atau keuangan mereka stabil.

Abu menilai saat ini pemerintah belum maksimal dalam mencerdaskan anak bangsa. Karena masih banyaknya permasalahan pendidikan yang belum diselesaikan.

“Wah itu sangat jelas dan terasa. Pemerintah hari ini terkesan tidak mau campur tangan dan akhirnya diserahkan ke swasta. Sehingga kontrol pemerintah kurang stabil. Jika pendidikan dikelola swasta disitulah akan tumbuh komersialisasi yang sangat masif. Sehingga mengakibatkan pendidikan cenderung pro pasar, tidak lagi pro terhadap nilai nilai pendidikan,” ujarnya.

Sementara itu, meski aksi refleksi Hardiknas melibatkan banyak mahasiswa, namun aksi berjalan aman dan damai karena mendapat pengawalan dari aparat kepolisian dan Satpol PP Pandeglang. (Ade Taufik/EM)*


Sekilas Info

Teliti Burung Endemik Jawa, Pengamat Asing Kunjungi Kawasan Tahura Carita

PANDEGLANG, (KB).- Sejumlah pengamat asing asal Amerika Serikat, Jepang, Inggris, Perancis dan Jerman meneliti jenis burung …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *