Mahasiswa Baru UIN SMH Banten Diminta Berbudi Luhur

SERANG, (KB).- Sebanyak 2.718 mahasiswa baru mengikuti Pengenalan Budaya dan Akademik Kampus (PBAK) yang dilaksanakan di kampus 1 Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini dibuka dengan pemukulan gong oleh rektor didampingi wakil rektor dan kepala biro, Selasa (13/8/2019).

Rektor UIN SMH Banten Fauzul Iman menyampaikan, menjadi mahasiswa UIN merupakan salah satu nikmat yang patut disyukuri. Salah satu bentuk mensyukurinya adalah dengan cara mengikuti PBAK dengan baik, mencermati, memahami dan menalar dengan sistematis.

“Tidak mungkin anda menjadi mahasiswa UIN tanpa campur tangan Allah SWT dan mengikuti PBAK termasuk nikmat Allah yang patut disyukuri yaitu dengan cara mengikuti dengan baik, mencermati apa yang disampaikan para penceramah, memahami, serta menalar dengan sistematis,” ucapnya.

Bertepatan dengan suasana Iduladha yang penuh semangat pengorbanan, Fauzul mengingatkan, bahwa untuk menjadi akademis itu sangat luar biasa sulit. Butuh pengorbanan dan melalui PBAK akan diperkuat bagaimana struktur akademik yang kuat itu, akan diperkenalkan nilai-nilai akademik, diajarkan akhlak yang baik, sebagaimana Nabi Ibrahim digembleng dan dilatih oleh Allah SWT.

“Berikan seluas-luasnya di kampus ini pendidikan nalar, pendidikan budi luhur, akhlak yang baik, cara belajar yang baik, metodologi pergaulan yang baik, dan bagaimana cara berdialog yang baik bagaimana cara melakukan nalar seperti Nabi Ibrahim,” katanya.

Rektor pun berharap, para mahasiswa baru ke depan menjadi sarjana-sarjana yang unggul, berakhlakul karimah, pandai bersilaturahim dan berpaham moderat.

“Mudah-mudahan Allah memberikan bimbingan dan taufik kepada kalian semuanya, menjadikan kalian sarjana-sarjana yang dapat membela umat, bangsanya dengan lemah lembut, menjadi bangsa yang baik, bangsa yang moderat, bangsa yang tidak menunjukkan sifat radikal,” ujarnya.

Ketua pelaksana PBAK Asep Furqonuddin mengatakan, kegiatan ini merupakan proses perkenalan kampus terhadap mahasiswa baru di lingkungan PTKIN salah satunya UIN SMH Banten.

Pengenalan budaya dan akademik kampus hampir sama dengan Orientasi Pengenalan Akademik dan Kemahasiswaan (OPAK) yang berlangsung di tahun-tahun sebelumnya, dimana kegiatan perkenalan kampus diperlukan agar mahasiswa baru dapat menyesuaikan diri dalam mengenal kampus.

“Penekanan dari PBAK sendiri adalah pada pengenalan budaya terhadap mahasiswa baru dengan tujuan agar mereka mengenali dan memahami sistem pendidikan hingga kegiatan kemahasiswaan di kampus,” tuturnya. (Azzam/YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here