Minggu, 21 Januari 2018

Madrasah Beratap Umbian Masih Ditemui di Banten

SERANG, (KB).- Kepala Bidang Pendidikan Madrasah pada Kanwil Kemenag di Provinsi Banten, Mahfudin mengatakan, hingga saat ini masih banyak kondisi fisik gedung madrasah di Provinsi Banten yang belum layak. Rata-rata madrasah tersebut berstatus swasta. “Masih ada yang beratap umbian, masih alas tanah, dan sebagainya. Paling banyak di wilayah selatan seperti Kecamatan Cibaliung, Munjul, Citorek, Cilograng, Cikotok, dan Bayah,” katanya saat ditemui seusai Malam Apresiasi Pendidikan Madrasah Provinsi Banten, di salah satu hotel di Kota Serang, Kamis (14/12/2017) malam.

Salah satu penyebabnya yaitu minimnya bantuan keuangan. Karena anggaran bantuan untuk bantuan pembangunan fisik yang tersedia di Kanwil Kemenag Banten sangat terbatas. “Kalau (madrasah) negeri ada dari APBN melalui Kemenag,” ujarnya. Selama ini pihaknya hanya mampu memberikan bantuan berupa Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan insentif sertifikasi kepada guru. “Akan tetapi ada kelemahan, di kita tidak bisa memberikan bantuan sarana dan prasarana optimal, karena bantuannya terbatas,” ucapnya.

Dia mengatakan, di Provinsi Banten jumlah madrasah bertatus swasta masih mendominasi. Tercatat jumlah keseluruhan madrasah sekitar 3.700, 98 persen di antaranya berstatus swasta. “(Madrasah) negeri hanya berjumlah 70,” tuturnya. Kondisi bangunan fisik madrasah yang belum layak akan mengganggu pelaksanaan belajar siswa. “Karena delapan standar pendidikan salah satu di antaranya optimalisasi di fisik. Bagaimana fisik itu menduduki perkembangan kurikulum,” tuturnya.

Sementara itu, Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin meminta seluruh Kantor Kemenag Agama di Provinsi Banten untuk menginventarisasi madrasah-madrasah, sehingga data madrasah lengkap dan kemudian diperbaiki pada 2018. “Harus sudah membaiki kondisi madrasah kita khususnya yang perlu diperbaiki. Saya mengapresiasi komitmen Gubernur Banten yang akan membatu madrasah yang memang amat sangat memerlukan bantuan,” katanya.

Apresiasi

Sementara itu, Kanwil Kemenag Provinsi Banten memberikan apresiasi kepada guru, pengawas, pelajar, dan lembaga yang dinilai berjasa untuk pembangunan madrasah, dalam kegiatan Malam Apresiasi Pendidikan Madrasah Provinsi Banten, di salah satu hotel di Kota Serang, Kamis (14/12/2017) malam. Jumlah penerimanya 30 orang.

Kepala Bidang Pendidikan Madrasah pada Kanwil Kemenag di Provinsi Banten, Mahfudin mengatakan, guru yang mendapat apresiasi yaitu guru produkti, dan pengabdi. Sedangkan pelajar yaitu yang berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.

Sementara, untuk pengawas dan lembaga yaitu yang berkontribusi terhadap pembangunan madrasah di Provinsi Banten. “Guru Produktif, dimana guru banyak menulis, guru pengabdi yang sekian puluh tahun tanpa pamrih, kemudian anak- anak kita yang sudah menorehkan sejarah, prestasi baik nasional dan internaional,” katanya. (SN)***


Sekilas Info

Pilkada Kota Serang 2018: Tiga Kecamatan Paling Rawan Politik Uang

Ada tiga kecamatan di Kota Serang yang paling rawan menjadi sasaran politik uang atau pemberian …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *