LPTQ Banten Buka Pendaftaran Sertifikasi Hafalan Alquran

Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Banten membuka pendaftaran sertifikasi hafalan Alquran 2019. Kegiatan tersebut terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya.

Ketua Harian LPTQ Banten Prof. Dr.H.E. Syibli Syarjaya mengatakan, sertifikasi tersebut untuk kategori 5 juz, 10 juz, 15 juz, 20 juz, 25 juz, dan 30 juz. Pendaftar bisa datang langsung ke Sekretariat LPTQ lt 1 Masjid Raya Al Bantani Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), atau daftar melalui http://www.lptqprovinsibanten.com.

“Sertifikasi hafalan Alquran dibuka untuk umum, mulai dari pelajar hingga guru tahfiz,” kata Prof.

Syibli. Selain untuk tujuan standardisasi kemampuan para hafiz, hal itu juga bertujuan untuk memotivasi para hafiz agar menjaga hafalan mereka.

“Khusus untuk para guru, kegiatan ini juga akan memotivasi mereka untuk terus mengasah hafalan mereka agar lebih baik lagi,” ujarnya.

Dikatakan, sertifikasi akan digelar sepanjang tahun. Dengan demikian, selama 2019 diharapkan akan banyak hafiz dan hafizah yang ikut dalam kegiatan ini.

“Intinya, sertifikasi merupakan standardisasi bacaan hafalan Alquran yang ditujukan kepada penghafal Alquran, baik yang telah menyelesaikan sebagian ataupun keseluruhan melalui serangkaian pengujian hafalan Alquran,” katanya.

Menurut Prof. Syibli, banyak manfaat menghafal Alquran. Pertama, jika disertai dengan amal saleh, hafal Alquran merupakan kemenangan dan kebahagiaan di dunia dan akhirat. Kedua, muslim yang menghafal Alquran akan mendapatkan anugerah dari Allah berupa ingatan yang tajam dan pemikiran yang cemerlang.

Ketiga, menghafal Alquran merupakan bahtera ilmu, karena akan mendorong seseorang yang hafal Alquran untuk berprestasi lebih tinggi daripada teman-temannya yang tidak hafal Alquran. Keempat, penghafal Alquran memiliki akhlak dan perilaku yang baik.

“Para penghafal Alquran adalah orang-orang pilihan. Mereka lain dari pada yang lain. Dalam Alquran terdapat berbagai macam pemecahan masalah. Alquran adalah sumber dari segala sumber pengetahuan di dunia. Di dalamnya terdapat kata-kata Allah yang Maha Benar, Maha Mengetahui. Sudah barang pasti para penghafal Alquran itu istimewa,” ucap Prof. Syibli.

Persiapan MTQ provinsi 

Sementara itu, mengenai persiapan MTQ tingkat Provinsi Banten, Pemprov Banten mempersiapkan anggaran sebesar Rp 4,5 miliar. MTQ tingkat Provinsi akan dilaksanakan di Kota Tangerang pada 4 sampai 8 April 2019.

Ketua LPTQ Banten Ino S Rawita mengatakan, pembiayaan MTQ tingkat Provinsi Banten dilakukan secara bersama, antara Pemprov Banten dengan Pemkot Tangerang.

“Yang di kita Rp 4,5 miliar yang diusulkan. Insya Allah pemprov akan memplot anggaran itu,” tuturnya usai rapat persiapan MTQ tingkat Provinsi Banten di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kecamatan Curug, Kota Serang, Selasa (19/2/2019).

Dengan anggaran tersebut, ia berharap MTQ ini dapat berjalan maksimal untuk kepentingan ukhwuah islamiyah masyarakat Banten. “Karena mungkin akan jadi tolak ukur provinsi-provinsi lain yang studi banding ke kita, karena kemarin provinsi-provinsi datang studi banding,” katanya.

Ia mengapresiasi langkah kabupaten/ kota di Banten yang turut serta mempersiapkan MTQ. Sehingga masyarakat di Banten antusias menyambutnya. “Menjadikan masyarakat senang dan memasyarakatkan Alquran,” ujarnya.

Ketua Harian LPTQ Banten Syibli Sarjaya mengatakan, secara umum persiapan pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Banten sudah mencapai 60 persen. “Kegiatan ini memang rutin, namun kalau tidak disiapkan itu kadangkala ada kurang baik dalam pelaksanaannya,” ucapnya.

Terkait dewan hakim, ia memastikan seluruhnya telah melalui sertifikasi yang dilakukan oleh LPTQ Banten. “Sekarang tinggal di SK-kan, sebentar lagi di SK-kan. (Dewan Hakim) sudah ada,” tuturnya. (SY)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here