Lorong Menuju Ruang Bupati Pandeglang Kurang Terawat

PANDEGLANG, (KB).- Sejumlah dinding dan atap gedung Setda Pandeglang yang baru dibangun, kondisinya sudah rusak. Bahkan lantai, lorong serta atap bangunan menuju ruangan kerja bupati kurang terawat. Pantauan di sekitar gedung Setda, beberapa dinding yang berdekatan dengan saluran air tempat MCK di lantai atas sudah banyak yang bocor. Bahkan bagian dinding di sekitar ruangan kerja bupati dan wakil bupati pun tampak kusam dan kotor.

Tidak saja atap dan dinding yang terkesan kurang terawat, bahkan lantai gedung Setda pun kotor.
Menurut informasi, selama ini pemeliharaan kebersihan diserahkan ke pegawai TKK yang jumlah personelnya terbatas. Sehingga para pegawai TKK tidak bisa membersihkan semua ruangan. Termasuk halaman belakang gedung tersebut dipenuhi rumput ilalang seperti menerminkan bukan gedung pemerintahan.

Ketua Lembaga Pemantau Aset Negara Republi Indonesia (PANRI), Aang Kunaefi prihatin dengan bangunan gedung Setda senilai belasan miliaran rupiah seperti tidak terawat. Bangunan yang diperkirakan hampir setahun selesai dan sudah diisi oleh para pejabat kondisinya kotor. “Di mana-mana namanya setiap kantor Setda itu resik dan bersih. Bahkan ada petugas satpam.

Tapi kenapa ya bangunan gedung utama pemerintah di Pandeglang ini tampak kotor,” kata Aang kepada Kabar Banten, Rabu (23/8/2017). Sejumlah pegawai yang enggan disebut namanya mengakui kondisi atap gedung Setda banyak yang rapuh. Bahkan bagian dinding bangunannya sudah ada yang berlumut. (Galuh)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here