Minggu, 18 November 2018

Longsor, Satu Kontrakan Ambles di Ciledug

TANGERANG, (KB).- Satu rumah kontrakan di Kampung Dukuh, Gang H Sanif, RT01/RW03, Kelurahan Sudimara Selatan, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang longsor, Rabu (4/4/2018). Peristiwa tersebut sempat membuat heboh warga setempat. Sebab, insiden tersebut terjadi pada pagi hari sekitar pukul 05.00 WIB.

Salah satu saksi mata kejadian, Yeti, yang merupakan tetangga korban longsor tersebut menceritakan, awalnya terdengar bunyi suara retaknya dinding rumah. “Iya tahu itu longsor tadi pagi bikin ramai. Awalnya bunyi ‘krek-krek’ aja gitu suaranya, nah lama-lama tambah besar suaranya terus pada kabur,” katanya.

Ia menerangkan, menurut kesaksiannya, ketika longsor terjadi begitu cepat, bangunan rumah kontrakan tersebut langsung runtuh. “Langsung roboh rumahnya itu rontok ke Kali Angke,” ucapnya. Menurut dia, kontrakan tersebut dihuni sekeluarga, terdiri dari suami dan istri serta tiga anak.

Pengamatan di lokasi, hampir seluruh bagian ruangan kontrakan ambles. Hanya tersisa sebagian tembok dan lantai ruangan yang menempel di pinggir lokasi longsor. Garis kuning dari pihak kepolisian sudah membentang di rumah kontrakan tersebut. Kontrakan tersebut berada persis di samping Kali Angke. Dinding kontrakan telah terjatuh ke kali tersebut. Retakan di halaman rumah petak tersebut juga terlihat jelas.

Sementara itu, Heri, kepala keluarga yang rumah kontrakannya longsor di Kampung Dukuh, Gang H Sanif, RT01/RW03, Kelurahan Sudimara Selatan, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang mengalami luka-luka. Ia menjadi korban longsor, karena berusaha menyelamatkan istrinya, Sari serta tiga anak perempuannya, Dipa, Rima, dan Sarah. Tangan kiri Heri mengalami luka lecet. Kaki kanannya juga terpincang-pincang. “Korbannya saya sendiri. Nih lihat saja tangan dan kaki saya,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, pada saat sebelum peristiwa longsor terjadi sekitar pukul 05.00 WIB, baru saja memejamkan matanya. Sementara, istri dan tiga anaknya sudah mulai beraktivitas. “Anak-anak mau pada berangkat sekolah. Longsor langsung terjadi dan saya langsung menyelamatkan keluarga,” tuturnya.

Meski keluarganya selamat, dia sempat tergelincir bersamaan dengan dinding yang runtuh. “Ya memang saya jatuh, tapi enggak apa-apa yang penting keluarga selamat,” katanya. Setelah itu, dia tidak dibawa ke rumah sakit. Menurut dia, luka yang dialaminya cukup ringan. (DA)*


Sekilas Info

Gedung DPRD Kota Tangsel Belum Bisa Dipakai

TANGERANG, (KB).- Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memaksakan pakai gedung DPRD setempat. Gedung yang terletak di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *