Lima Vendor Krakatau Steel Minta Tripartit

CILEGON, (KB).- Lima vendor penyedia tenaga kerja PT Krakatau Steel (KS) melayangkan permohonan tripartit kepada Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon. Hal tersebut setelah kelima vendor gagal mencari jalan tengah terkait agenda restrukturisasi tenaga kerja PT KS.

Diketahui sebelumnya, PT KS sedang melakukan pembenahan besar-besaran. Restrukturisasi perusahaan dilakukan dari berbagai sektor, baik dari sektor keuangan, bisnis hingga ketenagakerjaan.

Di sektor ketenagakerjaan, kontrak sembilan vendor tenaga kerja rekanan PT KS rencananya tidak akan diperpanjang pada Agustus ini. Sembilan vendor tersebut, adalah PT Purna Sentana Baja (PSB), PT Wahana Sentana Baja (WSB), PT Sigma Mitra Sejati (SMS), PT Krakatau Perawatan Dan Perbengkelan (KPDP), PT Krakatau Information and Tecnology (KITEC), PT Indo Sarana Usaha (ISU), PT Kedung Buana Indah (KBI), PT Saba Pratama, dan terakhir PT Central Berkat Indonesia (CBI).

“Dari sembilan vendor itu, lima di antaranya melayangkan permohonan tripartit. Ini setelah mereka gagal melakukan bipartit dengan manajemen PT KS,” kata Kepala Bidang Hubungan Industrial pada Disnaker Kota Cilegon Tuah Sitepu, saat dihubungi, Jumat (9/8/2019).

Menurut dia, pertemuan tripartit akan dilaksanakan Rabu (13/8/2019). Sejumlah pihak telah diundang untuk mengikuti pertemuan tersebut. “Pihak manajemen PT KS sudah kami undang, begitu pula serikat buruh,” ujarnya.

Wali Kota Cilegon Edi Ariadi menuturkan, pihaknya cukup serius dalam menyikapi program restrukturisasi tenaga kerja PT KS. Mengingat ribuan tenaga kerja akan kehilangan tenaga kerja, sehingga terjadilah penambahan angka pengangguran di Kota Cilegon.

“Hal ini kami seriusi, bagaimana nasib mereka,” ucapnya. Ia mengatakan, terpenting jika putus kontrak terjadi, hak-hak para buruh tersebut, harus dipenuhi 100%. (AH)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here