Liga 3 Banten, PSSI Rekomendasikan 2 Klub Baru

SERANG, (KB).- Asosiasi Provinsi (Asprov) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Banten merekomendasikan Banten Jaya FC untuk ikut kompetisi Liga 3 Banten kepada pengurus PSSI Pusat. Selain Banten Jaya FC, Asprov PSSI Banten juga merekomendasikan Lebak Jaya FC.

“Kami (Asprov PSSI Banten) sudah sepakat untuk menetapkan dua klub baru (Banten Jaya FC dan Lebak Jaya FC untuk menjadi bagian Liga 3). Dengan tambahan dua klub baru tersebut, jumlah klub sepak bola di Banten yang bersiap menjadi bagian dari Liga 3 sebanyak 16 klub,” kata Ketua Asprov PSSI Banten, Fahmi Hakim, Jumat (27/7/2018).

Ia menuturkan, berdasarkan hasil Kongres Asprov PSSI Banten yang digelar Selasa (24/7/2018) penyelenggaran Liga 3 Banten merupakan sebuah keharusan. Sebab, hal tersebut sudah diatur dalam peraturan PSSI selaku induk sepak bola Indonesia. Berdasarkan hasil kongres Liga 3 akan digelar pada Rabu (1/8/2018). Kick off Liga 3 Banten pada Rabu (1/8/2018),” ujarnya.

Ia menuturkan, sudah ada beberapa klub sepak bola yang ada di Banten yang akan ikut berkompetisi, seperti Kota Serang dengan Serang Jaya, Pandeglang dengan Persika, Tangsel dengan Persitangsel, dan yang lainnya. Namun demikian, klub-klub tersebut belum dilayangkan surat undangan resmi Asprov PSSI Banten. “Belum diundang, setelah kongres, akan segera ditindaklanjuti dan disampaikan ke sekum kaitan regulasi,” ucapnya.

Banten Jaya FC menjadi klub sepak bola baru di Banten. Hal tersebut diketahui setelah Gubernur Banten, Wahidin Halim (WH) memilih nama yang cocok yang disodorkan oleh Dispora Banten. Banten Jaya FC merupakan representasi klub sepak bola representasi Provinsi Banten. Pascapemilihan nama tersebut, Dispora Banten sedang menyiapkan legal formal secepat mungkin, agar Banten Jaya FC diakui legalitasnya. “Sedang diurus legal formalnya mulai dari akta notaris, pembentukan PT, dan sebagainya,” tutur Kepala Dispora Banten, Deden Apriandhi Hartawan.

WH, kata dia, sudah menyatakan kesanggupannya menjabat sebagai Manajer Banten Jaya FC. Namun demikian, pihaknya sedang mempelajari terkait prosedur boleh tidaknya kepala daerah dilibatkan dalam manajemen klub bola. “Pak gubernur sudah menyatakan siap menjadi manajer. Sekarang kami kaji apakah diperkenankan kepala daerah menjabat sebagai manajer olah raga,” ujarnya.

Ia menjelaskan, setelah selesainya legal formal Banten Jaya FC, pihaknya mengejar persiapan kompetisi Liga 3 Banten. Jika memungkinkan, Banten Jaya FC sudah dapat berkompetisi. Mengenai pemain, Dispora sudah melakukan seleksi pemain berbakat dari delapan kabupaten kota di Provinsi Banten. “Pemainnya dari kami. Kami kan sudah melakukan berbagai kejuaraan (untuk menjaring bibit potensial) dan uji tanding,” ucapnya. (FI)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here