Liga 3 Banten, Banten Jaya FC Melaju Ke Babak Empat Besar

SERANG, (KB).- Banten Jaya FC berhasil melaju ke babak empat besar Liga 3 Banten, setelah dalam pertandingan terakhir mengimbangi wakil dari Kabupaten Lebak, Duta FC dengan skor 2-2 di Stadion Heroik Kopassus, Kota Serang, Ahad (19/8/2018). Dengan hasil imbang tersebut, Banten Jaya FC mengumpulkan 8 poin atau unggul satu poin dari Duta FC, sekaligus memastikan mereka mendampingi Persitangsel ke babak empat besar.

Pantauan Kabar Banten di lapangan, laga tersebut menyajikan pertandingan yang sengit. Dalam laga tersebut, Banten Jaya FC unggul terlebih dahulu unggul terlebih dahulu melalui pemain tengah, Agum Gumelar dimenit 18. Tujuh menit berselang, gol tersebut dibalas pemain Duta FC, Jalaludin. Skor imbang 1-1.

Tak ingin kalah, Banten Jaya FC kembali menekan pertahanan Duta FC. Hasilnya, anak asuh Muhammad Nasuha kembali mencetak gol melalui penyerang, Afrizal Dwi Salgani di menit 29. Hingga babak pertama berakhir skor tetap 2-1 untuk keunggulan Banten Jaya FC.

Memasuki babak kedua, kedua tim sama-sama memperagakan permainan terbuka demi mengincar poin penuh. Harapan kans Banten Jaya FC, untuk memenangkan pertandingan terbuka lebar setelah pemain Duta FC, Chiesa Julio Ambarita diganjar kartu merah di menit 62 oleh wasit Ari Santoso, karena dianggap melakukan pelanggaran.

Unggul jumlah pemain tidak membuat Banten Jaya FC leluasa menggempur pertahanan Duta FC. Justru, Duta FC berhasil mengejutkan Banten Jaya FC setelah pemain tengahnya, Maulana Wibowo berhasil mencetak gol penyama di menit 83. Hingga babak kedua berakhir skor imbang (2-2) tetap bertahan.

Pelatih Banten Jaya FC, Muhammad Nasuha menuturkan, hasil imbang tersebut, patut disyukuri, meski timnya dinilai layak menang atas Duta FC.  “Ini hasil kerja keras semua pemain Banten Jaya FC, Alhamudillah kami bisa lolos. Saya nilai, kami layak menang, karena kelengahan dimenit akhir pertandingan,” katanya.

Sementara itu, Pelatih Duta FC, Fiator Ambarita menilai, timnya juga layak menang atas Banten Jaya FC. Ia mengatakan, penyebab kegagalan Duta FC meraih poin penuh dikarenakan perangkat pertandingan membuat keputusan yang salah. “Saya ini mantan wasit nasional. Enggak wajar tadi (kartu merah), enggak diapa-apain (pemain Banten Jaya FC). Yang namanya pelanggaran berat itu dianya (pemain Banten Jaya FC) terkenan pelanggaran berat, digotong,” ujarnya. (IF)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here