Liga 2 Indonesia, Perserang Tutup Putaran Pertama dengan Kemenangan

Pemain Perserang Hari Habrian (kiri) saat menghadapi Cilegon United di Stadion Maulana Yusuf Ciceri Kota Serang, Rabu (14/8/2019).*

SERANG, (KB).- Perserang menutup putaran pertama Liga 2 Indonesia 2019 dengan kemenangan tipis (1-0) atas Cilegon United, di Stadion Maulana Yusuf, Kota Serang, Rabu (14/8/2019).

Dipadati suporter dari kedua kesebelasan, pertandingan bertajuk derby tanah jawara tersebut berlangsung sengit. Saling jual beli serangan terjadi antara kedua tim, namun hingga peluit babak pertama berakhir, tidak satu gol pun tercipta.

Babak kedua bergulir, suasana seisi stadion makin memanas, pemain, penonton, suporter, sampai ‘bench’ pemain terlihat bergemuruh akibat kartu merah yang diterima pemain Cilegon United. Pada menit ke-64, pelatih Perserang menganti Nasho Ikhul Ibad dengan Riyanto, masuknya Riyanto sedikit mengubah permainan Perserang.

Petaka untuk Cilegon United kembali terjadi pada menit ke-69, kali ini wasit kembali mengeluarkan kartu merah. Hal itu menurunkan mental pemain Cilegon United, serta menambah kepercayaan diri pemain Perserang. Akhirnya gol semata wayang pun tercipta lewat kaki Hari Habrian pada menit ke-75, 1-0 untuk keunggulan Perserang yang bertahan hingga pertandingan usai.

Pelatih Perserang Jaya Hartono mengatakan, ini menjadi catatan positif 7 kali tanpa kekalahan, juga menjaga gawang dari kemasukkan gol di kandang. “Alhamdulillah kami menutup putaran pertama dengan baik dan bagus, juga lagi-lagi pertahanan kami belum tertebus gol yang bersarang di gawang kiper kami,” ucapnya.

Jaya mengungkapkan, dibabak pertama memang tim asuhannya hampir buntu untuk menembus pertahanan lini lawan. “Dari awal saya sudah menginstruksikan kepada pemain agar menjaga ritme permainan, menahan emosi demi keseimbangan permainan lawan, karena tujuan kami bukan bertarung. Tapi untuk menang, jangan sampai terpancing lawan,” katanya kepada Kabar Banten.

Mengawasi gelandang cepat Cilegon United, Jaya sudah mengantisipasi di babak kedua dengan memasukkan Riyanto untuk berduet dengan Hari Habrian. “Kami sengaja menyimpan Riyanto di bangku cadangan, dan menduetkan dengan Habriyan, karena tipikal keduanya yang berani di tengah dan di depan,” tuturnya.

Sementara itu, Kapten Perserang Idang Novriza mengaku tim yang dipimpinnya harus mengoordinasi setiap arahan dirinya. “Saya cuma memberi arahan untuk berkoordinasi. Syukur alhamdulillah kami bisa menjaga itu dan memenangkan untuk hari ini,” ujarnya.

Disisi lawan, Asisten Pelatih Cilegon United Imam Riyadi mengatakan, dengan kekalahan ini menjadi bahan evaluasi bagi pihaknya ketika di away.

“Ketika bermain entah itu pertandingan apapun, ada intrik yang mengapresiasi perjuangan pemainnya. Kami kembali kepada wasit, kami semua kecewa, ini lah sepak bola, dan terkait handsball, saya tidak menanggapi itu, tidak ada komentar bagi saya,” katanya. (Azzam/YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here