Kamis, 18 Oktober 2018

Liga 2 Indonesia, Pelatih Perserang Keluhkan Jadwal Padat

SERANG, (KB).- Pelatih Perserang Bambang Nurdiansyah (Banur) mengeluhkan jadwal Liga 2 Indonesia yang menurutnya sangat padat. Kondisi tersebut membuat anak asuhnya kurang persiapan dalam mengarungi sisa kompetisi. Perserang sendiri kini berhasil merangsek empat besar klasemen sementara menyusul kemenangan 1-0 atas PSIR Rembang di Stadion Maulana Yusuf, Ciceri, Kota Serang, Rabu (19/9/2018).

“Tidak ada persiapan (melawan PSPS Pekanbaru) karena tiga hari sekali main bayangkan besok istirahat, lusa cuma recovery pemulihan, besoknya berangkat, latihannya kapan? Kami memang harus pintar-pintar memanage (mengatur) kondisi mereka (pemain) supaya tidak drop,” ujar Banur.

Ia menuturkan, padatnya kompetisi tersebut hanya terjadi di Liga Indonesia. Negara lain tidak ada yang menerapkan tiga hari satu pertandingan. “Di Indonesia doang kompetisi kayak gini, tiga hari satu kali main,” kata pelatih yang sedang mengejar lisensi A Pro tersebut.

Media Officer Perserang Daeng Jago mengatakan, sesuai jadwal Laskar Singandaru akan bertandang ke markas PSPS Pekanbaru di Stadion Kaharudin Nasution, Senin (24/9/2018). Pada pertandingan pertama, Perserang sukses membungkam Askar Bertuah dengan skor 3-2 di Stadion Maulana Yusuf, Ahad (8/7/2018).

PSPS Pekanbaru sendiri saat ini berada di posisi lima klasemen sementara dengan 25 poin. Raihan poin tersebut sama dengan Perserang. Keunggulan rekor pertemuan atau head to head membuat Perserang berhak menempati posisi empat. “Selisih poin di grup tipis, kami harap dapat meraih poin di Pekanbaru,” ucap Daeng.

Ia tidak menampik Perserang memiliki rekor buruk kala menjalani pertandingan tandang. Namun ia yakin Perserang mampu meraih poin sehingga bisa bercokol di empat besar. “Tentu kami optimistis meraih poin,” ucap Daeng.

Sementara itu, pemain Perserang Oktovianus Maniani masih menderita cedera kaki. Ia masih merasakan sakit saat Perserang menghadapi Persis Solo dan PSIR Rembang di kandang. “Kalau hamstring pasti lama paling tidak satu minggu (pemulihan). Kata coach (Banur) kamu harus bisa karena masuk dalam tim,” tutur Okto.

Ia masih dalam proses pemulihan cedera dengan fisioterapi. Pemain bernomor punggung 10 tersebut selalu siap membela Perserang meski kondisinya belum 100 persen fit. “Bagaimana pun keputusan coach saya harus siap,” tutur Okto. (FI)*


Sekilas Info

Sumbang Prestasi di Asian Games 2018, KONI Banten Raih Penghargaan

JAKARTA, (KB).- Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) Banten meraih penghargaan dari KONI Pusat, di Hotel …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *