Liga 2 Indonesia 2019: Taklukkan Cilegon United 0-2, Persita Buka Peluang 8 Besar

Pemain CU (kiri) berduel memperebutkan bola dengan pemain Persita (kanan) di Stadion Krakatau Steel Kota Cilegon, Kamis (03/10/2019).*

CILEGON, (KB).- Persita Tangerang semakin berpeluang untuk lolos ke babak 8 besar Liga 2 Indonesia musim 2019. Hal itu didapatkan setelah Pendekar Cisadane mengalahkan Cilegon United (CU) dengan skor 0-2, pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Krakatau Steel, Kamis (3/10/2019).

Alasannya, berdasarkan hasil tersebut Persita Tangerang saat ini mengumpulkan 40 poin, yang mengantarkan mereka kembali ke puncak klasemen sementara.

Meski CU tampak mendominasi di babak pertama, namun Pendekar Cisadane akhirnya mencetak gol pertamanya melalui tembakan keras dengan akurasi yang tepat pada menit ke-29 oleh Ade Jantra Lukmana. Skor tersebut bertahan sampai babak pertama berakhir.

Dibabak kedua, giliran Persita Tangerang yang memporak-porandakan pertahanan CU. Hinggga akhirnya CU harus kembali kecolongan gol melalui Chandra Waskito Kusumawardana pada menit ke-74. Keunggulan dua gol untuk Persita Tangerang tidak mampu terbalaskan hingga peluit panjang dibunyikan.

Menanggapi hasil tersebut, Pelatih Persita Tangerang, Widodo bersyukur dan mengaku beruntung bisa memenangkan pertandingan. “Kami bisa memanfaatkan kekurangan pemain inti yang tidak dimainkan oleh lawan, kemudian disiplin dan instruksi pelatih dijalani. Itu mungkin kunci kemenangan kami hari ini,” ucapnya.

Widodo mengatakan selalu menginstruksikan pemainnya untuk bermain lepas, agar kemampuan terbaik Pendekar Cisadane optimal. “Untuk bermain di setiap pertandingan seperti ini dipertahankan, sampai akhir laga di babak delapan besar. Bahkan sampai final nanti dengan catatan harus konsisten instruksi pelatih,” katanya kepada Kabar Banten.

Sementara itu, Pelatih Cilegon United Imam Riyadi mengatakan, pertandingan berjalan dengan lancar. Walaupun banyak kesalahan yang terjadi. “Kecewa pasti, namun ini lah sepak bola, lawan dapat memanfaatkan dengan baik kelemahan kami,” tuturnya.

Meski begitu, Imam tetap teguh pendirian untuk memperbaiki itu semua, juga selalu optimistis pada tim asuhannya. “Saya tetap memberikan apresiasi, sudah berjuang, banyak pemain yang terkena akumulasi, itu tidak jadi masalah,” ucapnya. (Azzam/YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here