Libur Natal dan Tahun Baru 2019, Kawasan Wisata Anyer dan Pasar Prioritas Pengamanan

Wisatawan padati kawasan wisata pantai Anyer.*

Kawasan wisata Anyer dan pasar tradisional di wilayah Kabupaten Serang akan menjadi titik utama pemantauan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Hal tersebut, dilakukan, karena dua titik tersebut, menjadi wilayah berpotensi terjadinya rawan ketenteraman dan ketertiban umum (Trantibum).

Kepala Bidang Trantibum Dinas Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Serang, Hanafi mengatakan, ada beberapa titik yang menjadi daerah rawan trantibum termasuk saat libur Natal dan Tahun Baru, di antaranya pasar tradisonal dan kawasan wisata.

Selain dua titik tersebut, pihaknya juga akan memantau beberapa daerah, seperti di Serang Timur ada Kecamatan Ciruas dan Kibin, kemudian wilayah Serang Barat ada Padarincnag dan akses wisata serta Kramatwatu dan Bojonegara. “Walau tidak semua titik minimal terwakili dari semua Kabupatan Serang. Kegiatan mulai Senin (24/12/2018) hingga Senin (1/1/2019),” katanya kepada Kabar Banten, Selasa (18/12/2018).

Ia mengungkapkan, ngepam atau penyediaan pasukan keamanan (Pam) merupakan agenda rutin yang dilakukan dinasnya setiap tahun mulai dari Hari Raya Idulfitri, Iduladha, Natal, dan Tahun Baru. “Dalam rangka menciptakan kondisi yang tenteram dan tertib, sehingga masyarakat bisa beraktivitas sebagaimana mestinya,” ujarnya.

Ia menuturkan, untuk Satpol PP tidak memiliki posko. Sebab, pengawasan yang dilakukannya mobile dan tentatif. Ketika ada kerawanan trantibum, maka pihaknya akan hadir di lokasi. “Tahun Baru 1 peleton dengan jumlah digenapkan 30 personel. Kan kalau biasanya 1 peleton itu 22 orang,” ucapnya.

Sementara, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Serang, Hedi Tahap mengatakan, pengamanan Nataru tersebut, merupakan instruksi presiden untuk mengamankan jalur. Pihaknya akan menurunkan 115 personel di 13 titik terutama kawasan pariwisata.

“Kami akan buat titik utama di sana, tapi ada beberapa jalur yang kami siapkan, seperti di Serang Timur, lalu ada juga jalur yang masuk ke daerah wisata alternatif, misalnya dari Gunung Sari dan setiap belokan kami amankan dengan rambu-rambu,” tuturnya.

Disinggung tentang pemberlakuan one way, dia mengatakan, Polres Cilegon dan Polda Banten sudah beberapa kali melakukan one way tersebut. One way tersebut, dilakukan secara situasional sesuai kebutuhan. “Kalau memang membeludak bisa one way,” katanya.

Sementara, Wakil Bupati Serang, Pandji Tirtayasa menuturkan, untuk pengamanan Nataru memang sudah dilakukan persiapan. Sebab, saat Nataru, dipastikan akan terjadi peningkatan mobilisasi masyararakat. “Mereka melakukan Natal dan Tahun Baru. Makanya, kami buat langkah persiapan dan mendukung yang digagas oleh Polri, kemudian kami menjalankan fasiiltas kesehatan dan penyelamatan,” ujarnya. (Dindin Hasanudin)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here