Libatkan Duta Genre, DP3AKB Kota Cilegon Perangi Narkoba

BADAN Narkotika Nasional (BNN) Kota Cilegon terus menekan peredaran narkotika dan obat berbahaya (narkoba) di wilayahnya. Bahkan, untuk memerangi barang haram tersebut, kini BNNK Kota Cilegon menggandeng Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Cilegon.

Langkahnya dimulai dengan dilakukanya penandatanganan kerja sama antara BNNK Cilegon dengan DP3AKB Kota Cilegon, akhir pekan lalu.

Kepala DP3AKB Kota Cilegon Heni Anita Susila mengatakan, pihaknya akan melibatkan Duta Genre (Duta Generasi Remaja) dalam menekan peredaran narkoba.

“Selama ini, anggota Genre sebagai kepanjangan tangan dari DP3AKB. Mereka harus bisa melakukan kampanye gerakan dan mendukung program pemerintah,” katanya.

Untuk itu, pihaknya akan meminta Duta Genre untuk mengajak para remaja menolak narkoba. Duta Genre, menurut dia, merupakan remaja pilihan yang direkrut melalui berbagai seleksi.

Dalam seleksinya tidak sembarang remaja bisa masuk dalam Genre yang saat ini diberdayakan DP3AKB Kota Cilegon.

“Para Genre ini akan langsung mengampanyekan anti narkoba di sekolah-sekolah, tempat nongkrong kawula muda,” ujarnya.

Pihaknya sengaja melibatkan Duta Genre dalam kerja sama dengan BNNK. Karena, Duta Genre juga bisa berdialog dengan kepala BNNK sebagai tambahan wawasan dan pengetahuan mengenai bahaya anti narkoba.

“Jadi, sebagai Duta Genre harus paham betul kondisi Kota Cilegon seperti apa? Bukan hanya masalah sosial, melainkan masalah lainnya, karena Cilegon sebagai Kota Industyi pasti banyak dampaknya. Karena banyak juga anak muda yang tidak tahu narkoba, tahu-tahu terjerumus dunia kelam tersebut,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala BNNK Cilegon AKBP Asep Mukhsin Jaelani menuturkan, kerja sama tersebut, sebuah kegiatan yang banyak manfaatnya. Pihaknya bisa menyosialisasikan langsung tentang bahaya narkoba, BNNK juga merasa terbantu dengan adanya duta-duta Genre yang akan ikut serta menyosialisasikan tentang bahaya narkoba di sekolah-sekolah.

Sampai dengan saat ini, komunitas yang bermitra dengan BNNK Cilegon cukup banyak. Ia berharap, ke depan dengan bertambahnya mitra tersebut, pengguna narkoba di Kota Cilegon bisa turun.

BNNK Cilegon mengapresiasi DP3AKB yang sudah ikut serta dalam memerangi bahaya narkoba. Apalagi Cilegon sebagai kota yang berkembang bisa menjadi tempat singgah mengedar narkoba.

Ia mengatakan, jenis narkoba yang beredar di Kota Cilegon, ada tiga jenis, yakni ganja, sabu, dan ekstasi. Selain ketiga jenis tersebut, ada juga yang menggunakan obat legal, namun masuk ke dalam jenis obat keras yang dikonsumsi hingga memiliki efek sama seperti narkoba jenis lain.

Peredaran narkoba dilakukan di tempat-tempat strategis, seperti bandara, Pelabuhan Merak maupun Bojonegara. Tercatat Banten memiliki 11 pelabuhan, selain itu juga ada sejumlah pelabuhan milik masyarakat. Keberadaan pelabuhan tersebut, terus diawasi pihaknya.

“Kami mengambil pengalaman kejadian sabu seberat 1 ton di Pantai Anyer yang distribusi melalui eks hotel yang tidak terpakai, kami akan semua awasi dengan ketat,” tuturnya. (Himawan Sutanto)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here