Lepas Seragam, ASN Boleh Kampanye

PANDEGLANG, (KB).- Dalam pesta demokrasi berupa pemilihan presiden dan legislatif, aparatur sipil negara (ASN) diperbolehkan menghadiri agenda kampanye. Meski demikian, gaya ASN berkampanye ada batasan dengan catatan melepaskan atau tidak mengenakan seragam ASN serta tidak membawa massa.

Asisten Daerah I Bidang Pemerintahan H. Agus Priyadi Mustika mengatakan, memang sebelumnya ASN dituntut netral penuh dalam proses Pemilu 2019. Namun, sekarang pihak penyelenggara memperkenankan ASN untuk menghadiri kampanye dengan catatan tidak diperkenankan menggunakan seragam dinas serta atribut lainnya.

Ia mengatakan, ASN mempunyai hak pilih dalam setiap pagelaran pesta demokrasi di Indonesia baik itu pemilihan kepala daerah, pemilihan anggota legislatif, maupun pemilihan presiden. Dengan demikian, ada kesempatan bagi ASN untuk menghadiri kampanye guna mengetahui visi dan misi kandidat pasangan calon. Namun demikian, khusus ASN harus melepas lebih dulu seragam dinas dan tidak membawa massa.

“Jadi ASN boleh hadir di arena kampanye terbuka dengan tidak menggunakan seragam ASN termasuk atribut lainnya juga tidak boleh membawa massa,” ujar Agus Priyadi Mustika kepada Kabar Banten, Sabtu (16/3/2019).

Meski diperbolehkan mengikuti kampanye terbuka, namun ASN dilarang untuk menunjukkan sikap dukungan terhadap salah satu calon atau simbol-simbol dukungan tertentu. “Yang penting jangan sampai ikut menyuarakan dukungan, keberpihakan kepada salah satu calon,” ucapnya.

Sementara itu, Komisioner KPU Pandeglang Ahmadi menuturkan, terkait dengan kehadiran ASN dalam kampanye terbuka bisa saja diperbolehkan, meskipun tidak memakai atribut. Tetapi tidak diperbolehkan aktif menyuarakan dukungan dan tidak boleh mengerahkan massa.

“Iya, soal ASN ikut kampanye telah dibahas dalam rapat koordinasi antara KPU, Bawaslu, dan kepolisian. Tetapi sebaiknya ASN untuk tidak ikut kampanye terbuka. Meskipun sifatnya pasif atau hanya kebetulan, ya kami khawatir saja ada sesuatu terjadi yang tidak kita kehendaki bersama,” tuturnya. (Ade Taufik/EM)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here