Jumat, 21 September 2018

Lelang Jabatan Sekda Kabupaten Serang, Komisi I Konsultasi ke Kemendagri

SERANG, (KB).- Komisi I DPRD Kabupaten Serang berencana segera melakukan konsultasi ke
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait persoalan jabatan sekretaris daerah (Sekda) di Kabupaten Serang.  Hal tersebut dilakukan menyusul adanya dorongan dari sejumlah fraksi yang meminta Pemkab Serang segera melakukan open bidding atau lelang jabatan untuk menyeleksi calon sekda definitif.

“Kami akan konsultasi ke Kemendagri terkait jabatan Sekda, baiknya gimana di Kabupaten Serang ini. Pemkab belum mau lakukan proses open bidding, sementara kita sudah mengusulkan open bidding, ini harus kami tanyakan ke pusat. Konsultasi ini kebutuhannya mendesak, rencananya konsultasi Selasa (9/1/2018) kalau dari kemendagri oke,” kata Sekretaris Komisi I DPRD Kabupaten Serang Zaenal Abidin, Ahad (7/1/2018).

Menurut Zaenal, secara aturan memang tidak ada yang melarang memperpanjang status Plt Sekda. Tapi etikanya saja, sebaiknya kan enam bulan Plt, kalau mau diperpanjang lagi itu hak bupati, boleh saja. “Kalau di perpanjang lagi tidak ada yang melarang. Tapi etika saja, apa tidak ada orang lain lagi, apa gak perlu kita sekda definitif. Kan kita butuh sekda definitif, kemudian bagaimana dengan kinerja yang ada kan kita juga memberi kesempatan kepada ASN yang siap jadi sekda,” ujarnya.

Selain itu, kata Zaenal, Pemkab butuh percepatan untuk pembangunan. “Kalau misalkan sudah ada riak dari tetangga sebelahnya (Dewan) semestinya pemkab cepat reaktif. Memang secara aturan tidak ada yang saklek mengatakan tidak boleh diperpanjang Plt itu,” ucapnya.

Menurut Zaenal, kewenangan Plt terbatas, apalagi Plt nya mengisi jabatan lain juga yaitu Asda I. Jadi kegiatan Asda I nya gak kelihatan. “Kewenangan Plt terbatas, ada beberapa hal yang tidak bisa dilakukan. Artinya, ada kepentingan yang tidak bisa dilakukan karena aturan. Sekarang kalau dirangkap terus antara Plt sekda dan Asda, nanti kegiatan di Asda I nya harus ada yang mengcover,” tuturnya.

Jika tidak, kata Zaenal, khawatir kegiatan di Asda ke bawahnya tidak jalan karena Asda-nya sibuk di kegiatan Plt. “Ini kalau terlalu lama gak bagus menurut saya. Sekarang yang harus dilakukan pemkab cepat proses open bidding sekda dari sekarang. Adapun nanti dilantik kapan kan butuh waktu. Proses enam bulan kan karena open biding juga tidak cepat,” ujar Zaenal.

Meski demikian, menurut Zaenal, pihaknya belum menyampaikan secara langsung terkait hal tersebut ke bupati karena persoalan jabatan sekda ranahnya bupati. Memang selama Plt bisa kerja kenapa tidak. “Tapi kalau sudah ada riak-riak, oh ini berarti ada yang tidak beres, contoh DPA saja lambat, pembahasan anggaran jadi lambat itu berarti sekda terlalu overload pekerjaannya. Jadi bukan karena tidak bisa kerja, tapi overload atau kebayakan pekerjaan, orang pinter juga gak bisa kalau kebanyakan,” katanya. (YY)***


Sekilas Info

Maraknya Aksi Kriminal di Kota Serang, MUI Minta Aparat Kerja Ekstra

SERANG, (KB).- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Serang meminta aparat kepolisian bekerja ekstra demi menjamin rasa …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *