Lebak Masih Terendah, IPM Banten Naik 0,53 Poin

SERANG, (KB).- Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten menyebutkan, indeks pembangunan manusia (IPM) Banten naik 0,53 poin dari tahun lalu sebesar 71,42 menjadi 71,95. Peningkatan IPM ini terjadi pada seluruh wilayah, dengan IPM tertinggi diduduki Kota Tangerang Selatan sebesar 81,17 dan terendah Kabupaten Lebak 63,37.

Diketahui, IPM merupakan indikator penting untuk mengukur keberhasilan dalam upaya membangun kualitas hidup manusia (masyarakat/penduduk). IPM menjelaskan bagaimana penduduk dapat mengakses hasil pembangunan, antara lain pendapatan, kesehatan, pendidikan, dan sebagainya.

Kabid Neraca Wilayah pada Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten Budi Prawoto mengatakan, pembangunan manusia di Provinsi Banten secara konsisten terus mengalami kemajuan. Hal itu ditandai dengan meningkatnya IPM yang pada tahun 2018 mencapai 71,95, atau meningkat 0,53 poin dibandingkan tahun Ialu yang sebesar 71,42.

Pertumbuhan tertinggi didominasi oleh komponen pengeluaran per kapita disesuaikan (PKP). Menurutnya, kemajuan pembangunan manusia Banten pada tahun 2018 mengalami akselerasi atau percepatan. Ditandai oleh pertumbuhan IPM yang mencapai 0,74 persen, lebih tinggi dari pertumbuhan tahun 2017 yang hanya 0,65 persen.

Status pembangunan manusia Banten pada tahun 2018, masih tertahan pada level atau kategori tinggi. Kategori tinggi ini sudah diperoleh Banten sejak tahun 2015. “Kategori tinggi tersebut diperoleh Provinsi Banten sejak tahun 2015 lalu,” katanya.

Peningkatan IPM di Provinsi Banten terjadi pada semua komponen pembentuk. Dengan pertumbuhan tertinggi untuk komponen Pengeluaran per Kapita Disesuaikan (PKP), sedangkan yang terendah pada komponen Umur Harapan Hidup (UHH) saat lahir.

Adapun nilai atau capaian UHH, Harapan Lama Sekolah (HLS), Rata-rata Lama Sekolah (RLS), dan PKP, masing-masing 69,64 tahun, 12,85 tahun, 8,62 tahun, dan 12,0 juta rupiah.”Meningkatnya IPM Banten terjadi pada seluruh wilayah, dengan IPM tertinggi dan terendah tetap diduduki oleh Kota Tangerang Selatan sebesar 81,17 dan Kabupaten Lebak 63,37,” tuturnya.

Melebihi target

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Banten Muhtarom mengatakan, capaian IPM tahun 2018 sebesar 71,95 ini lebih tinggi 0,18 poin dari target RPJMD pada tahun 2018.

Hal ini berarti pembangunan yang dicanangkan oleh Gubernur Banten mampu mendongkrak angka harapan hidup, angka harapan lama sekolah dan rata-rata lama sekolah.

“Serta daya beli masyarakat yang tercermin dalam lebih tingginya pertumbuhan IPM pada tahun 2018 (0,74%) dibandingkan tahun 2017 (0,65%),” ujarnya. (SN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here