Sabtu, 23 Februari 2019

LAZ Harfa Gelar ”Trauma Healing” di Pengungsian

Lembaga Amil Zakat (LAZ) Harfa Banten menggelar kegiatan trauma healing untuk memulihkan mental para korban bencana di posko pengungsian Kecamatan Jiput, Rabu (26/12/2018).

Direktur LAZ Harfa Banten, Indah Prihanande menuturkan, kegiatan trauma healing tersebut untuk mengobati mental para korban, terutama memulihkan psikologis anak-anak. Sebab, pascabencana meninggalkan rasa panik dan ketakutan bagi anak-anak. Untuk itu, kegiatan ini sangat penting untuk memulihkan mental anak yang menjadi korban bencana.

“Trauma healing bertujuan untuk membantu dan memulihkan kondisi kejiwaan anak-anak di daerah tersebut agar tidak mengalami trauma yang disebabkan bencana tsunami terjadi Sabtu lalu,” kata Direktur LAZ Harfa Banten, Indah Prihanande kepada Kabar Banten, seusai menggelar kegiatan trauma healing di pengungsian korban di daerah Jiput.

Ia mengatakan, dalam proses memberikan bantuan trauma healing yakni dengan cara mendatangi anak-anak secara persuasif agar tidak menimbulkan rasa ketakutan dampak buruk dari kejadian tsunami.

“Kita tahu bahwa dampak bencana tsunami pasti akan menimbulkan trauma yang cukup dalam, terutama bagi anak-anak. Sehingga tim Harfa Pandeglang mendatangi anak-anak untuk diberikan kegiatan trauma healing,” katanya.

Menurut dia, dengan terapi atau trauma healing seperti ini, psikologis anak-anak akan kembali normal. Dengan demikian akan memberikan manfaat yang cukup baik dalam memulihkan mental anak-anak korban bencana yang kini berada di tempat pengungsian.

“Kehadiran tim Harfa sangat dinantikan oleh anak-anak di sana. Sebab, dengan adanya trauma healing dapat membantu para korban khususnya anak-anak agar terhindari dari perasaan ketakutan atau trauma terhadap bencana tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Karyasari, Kecamatan Cikedal, Dedi Rivaldi menyambut baik kedatangan tim LAZ Harfa membantu anak-anak korban bencana dengan kegiatan trauma healing di posko pengungsian. Kegiatan ini sangat penting karena untuk memulihkan kejiwaan anak yang pernah didera ketakutan dan panik saat menyaksikan bencana.

“Iya, banyak korban bencana dari kalangan anak-anak dan ini butuh upaya pemulihan mental dan kejiwaan anak. Mudah-mudahan trauma healing ini menjadi sarana efektif untuk memulihkan mental dan psikologis anak,” ujarnya. (AdeTaufik/Endang Mulyana)*


Sekilas Info

HUT Ke-31, PDAM Tirta Berkah Komitmen Optimalkan Pelayanan

PANDEGLANG, (KB).- Dalam memperingati HUT ke-31, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Berkah Pandeglang menggelar tasyakuran, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *