Laporkan Ketersediaan dan Distribusi Pangan Setiap Hari, Pemkab Serang Bentuk Satgas Ketapang

SERANG, (KB).- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang akan membentuk satuan tugas monitoring ketahanan pangan (Ketapang) daerah. Hal itu dilakukan sesuai instruksi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk memantau dan melaporkan ketersediaan dan distribusi pangan di daerah setiap hari.

Asisten Daerah (Asda II) Pemkab Serang, Adjat Gunawan mengatakan, pihaknya sudah menerima surat edaran dari Kemendagri untuk membentuk satgas ketahanan pangan daerah. Sesuai arahan sekjen Kemendagri satgas tersebut akan diketuai oleh Sekretaris Daerah (Sekda), anggota Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP), Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Disperindagkop), Dinas Pertanian (Distan), TNI Polri dan Bulog.

Adjat menjelaskan, latar belakang dibentuk satgas tersebut karena pemerintah pusat membutuhkan bahan masukan dari daerah untuk mengetahui potensi ketersediaan dan distribusi pangan.

“Itu harus diketahui pusat untuk menetapkan kebijakan,” ujarnya kepada Kabar Banten ketika dijumpai disela Video conference bersama Kemendagri di ruang rapat KH Brigjen Syam’un, Jumat (15/5/2020).

Ia mengatakan, sejauh ini untuk Kabupaten Serang baik dari sisi ketersediaan dan distribusi pangan tidak ada masalah. Selama ini informasi tersebut sebenarnya biasa dilaporkan oleh dewan ketahanan pangan, namun mereka hanya lapor per bulan.

“Kalau ini harian jadi realtime untuk menetapkan kebijakan pusat mengambil langkah,” katanya.

Menurut dia, walau kondisi di Kabupaten Serang masih aman, namun dinamika kebutuhan pangan saat ini tinggi. Mengingat sedang berada dimasa pandemi Covid-19.

“Makanya pusat mengarahkan untuk membuat Satgas Ketapang terkait adanya Covid. Kalau enggak ada Covid yang kerja dewan ketapang itu biasa rutin. Karena ini dinamika cepat maka perlu dibentuk satgas, agar datanya detail,” tuturnya.

Ia mengatakan, pembentukan satgas tersebut akan dilakukan secepatnya. Sebab mulai besok (Sabtu) sudah harus melaporkan ketersediaan dan distribusi pangan di Kabupaten Serang.

“Kalau anggota ada dari dewan ketahanan pangan yang krusial itu laporan tiap hari dan SK nanti ada,” katanya.

Sementara, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Serang Suhardjo mengatakan, keberadaan Satgas Ketapang ini dibentuk selama ada pandemi Covid-19. Sebab jika diluar pandemi seperti hari biasa sudah ada dewan ketahanan pangan yang melakukan tugas tersebut.

“Tugasnya memantau fluktuasi harga. Tiap hari buat laporan untuk ketersediaan harus masuk dikoordinir provinsi baru ke pusat,” ujarnya.

Ia mengatakan, untuk saat ini persediaan pangan masih aman. Bahkan untuk beras pun kondisinya surplus, kemudian telor pun cukup.

“Hanya bawang merah fluktuasi naik terus karena di Serang sedikit dari luar belum datang. Sehingga harga agak naik,” katanya. (Dindin Hasanudin)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here