Lapas Cilegon Diproyeksi Kategori ‘Maximum Security’

CILEGON, (KB).- Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) mulai menerapkan tiga kategori lembaga pemasyarakatan (Lapas) di Banten. Yaitu lapas maximum security, medium security, dan minimum security.

Lapas Kelas III Kota Cilegon rencananya akan ditetapkan sebagai lapas kategori maximum security. Sementara lapas lainnya masuk kategori medium dan minimun security.

Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS) Kemenkumham Sri Puguh Budi Utami mengatakan, ini bagian dari program unggulan pada agenda revitalisasi lapas. Ini seiring diterbitkannya Peraturan Menteri (Permen) No. 35 Tahun 2018 tentang Revitalisasi Lapas.

“Ini merupakan program unggulan yang telah disusun, guna mendukung revitalisasi lapas,” katanya di sela-sela kunjungan kerja ke Lapas Kelas III Cilegon, Selasa (25/6/2019).

Menurut Sri, Lapas Cilegon akan dijadikan lapas dengan posisi sebagai maximum security. Perbedaan tiga kategori itu, menurut Sri, dalam hal fokus pembinaan kepribadian dan perubahan prilaku.

“Jika kelihatan ada perubahan perilaku, barulah dipindah ke medium security,” ujarnya.

Sementara di lapas kategori medium security, warga lapas disiapkan untuk menghuni lapas kategori minimun security. Dimana di lapas minimun security, warga lapas akan diberdayakan dalam hal ketahanan pangan.

“Di lapas medium, warga lapas dilatih untuk produktif. Ketika dinilai pantas dipindahkan ke lapas minimun security, maka warga lapas dipindahkan. Di lapas minimun security, mereka akan produktif memenuhi kebutuhan ketahanan pangan warga lapas, rutan, di Banten dan Jakarta,” tuturnya.

Sementara itu Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwilkumham Banten Slamet Prihantara mengungkapkan, penetapan maximum security pada Lapas Kelas III Cilegon karena sejumlah hal. Di antaranya, lapas yang terletak di Kecamatan Cibeber tersebut sudah ditunjang oleh sarana dan prasarana serta SDM.

“Lapas maximum security itu kan sistem pengamanannya akan berbeda. Tentunya nanti akan ada penambahan (SDM) dari UPT lain. Termasuk petugasnya pun nanti akan diberikan pendidikan khusus tambahan,” ucap Slamet. (AH)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here