Lanjut Tidaknya Pencarian Korban Longsor TPAS Cilowong Diputuskan Hari Ini

SERANG, (KB).- Tahap satu tanggap darurat bencana longsor di Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Cilowong akan berakhir Selasa (8/1/2019) hari ini. Selanjutnya, akan diputuskan apakah proses pencarian korban dilanjutkan atau dihentikan. Diketahui hingga hari keenam kemarin pencarian dua korban yang tertimbun longsor TPSA Cilowong belum membuahkan hasil.

“Sampai Senin (7/1/2019) upaya yang dilakukan sudah maksimal. Alat berat juga sudah ditambah yang tadinya 2 menjadi 3, bahkan kini ada 4. Namun korban masih belum ditemukan,” ujar Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Serang Suherman.

Sebelumnya, pada Jumat (04/01/2019) sempat tercium aroma menyengat di sekitar saluran air yang dikeruk alat berat. “Memang ada tanda-tanda bau bangkai ketika saluran air dikeruk. Dari titik tersebut kami lanjutkan pencarian, di mana diduga korban pada saat itu jatuh di tempat itu,” ujarnya.

Pencarian terus dilakukan dan akan dilakukan evaluasi di hari terakhir hari ini. “Hingga akan dievaluasi oleh tim dari Basarnas, tim gabungan dari BPBD, dan dari Tagana, termasuk dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Serang,” tuturnya.

Dari hasil evaluasi akan diputuskan apakah akan diperpanjang selama tiga hari ke depan, atau diputuskan untuk dihentikan. “Kami serahkan kepada wali kota Serang sebagai kepala daerah untuk memutuskannya,” ujarnya.

Sementara, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Serang Yudi Suryadi mengatakan, pihak terkait telah melakukan upaya untuk mengatasi permasalahan sampah.

“Namun tetap yang pertama kami fokus pada pencarian korban. Tentunya sesuai dengan SOP yang berlaku. Kemudian, bagaimana menyelesaikan permasalahan sampah yang ada di Kota Serang supaya bisa terbuang,” katanya.

Ia mengatakan, pihaknya bersama BPBD serta seluruh pihak terkait terus melakukan upaya agar pencarian bisa berlanjut dan permasalahan sampah terselesaikan.

“Kami terus berupaya agar pencarian tetap berjalan, dan sampah pun terbuang. Sehingga tidak menimbulkan permasalahan di kota ini. Namun tetap, keselamatan petugas yang utama,” katanya. (Rizki Putri)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here