Rabu, 24 Oktober 2018

Lagi, Sepasang Kekasih Menikah Pakai Seragam Pramuka

REMBANG, (KB).- Resepsi pernikahan menggunakan seragam Pramuka tampaknya menjadi tren. Jika sebelumya di Pekalongan, kali ini, sepasang kekasih di Kabupaten Rembang melangsungkan resepsi pernikahan mengenakan seragam Pramuka.

Jika di Pekalongan hanya mempelai prianya yang mengenakan seragam Pramuka, di Rembang, kedua mempelainya mengenakan seragam Pramuka. Sepasangan kekasih itu adalah Sholikin dan Amay Liya Efikusuma. Mulai dari acara akad nikah sampai resepsi, mereka mengenakan seragam Pramuka.

Saat dikonfirmasi Jumat (20/7/2018), Amay Liya Efikusuma, membenarkan hal itu. Menurut Amay Liya Efikusuma, acara pernikahan itu berlangsung di rumahnya di Desa Pakis, Kecamatan Sale, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah pada Minggu (8/7/2018).

Ada hal yang lebih unik lagi dari acara pernikahan tersebut. Ternyata, bukan hanya pasangan pengantin mengenakan seragam Pramuka, melainkan para tamu undangan pun memakai kostum yang sama.

“Pernikahannya di rumah saya. Konsepnya saling mengenakan seragam Pramuka. Akad sampai prosesi pernikahan, kami mengenakan seragam Pramuka. Begitu juga tamu undangan mengenakan seragam Pramuka,” ujarnya.

Pakai tongkat

Setelah akad selesai, pengantin pria menuju pelaminan. Ia disambut sekelompok Pramuka yang memegang tongkat. Mereka menggerakkan tongkatnya ke atas saat pengantin pria melewatinya. Hal yang sama juga mereka lakukan kepada para tamu undangan.

Selanjutnya, pengantin pria dengan pengantin perempuan beserta keluarganya masing-masing, sambil menyerahkan beberapa sejumlah barang bawaan.

Kemudian, pengantin pria menginjak telur sampai pecah tanpa menggunakan alas kaki. Setelah itu, pengantin perempuan membasuh dan membersihkan kaki pengantin pria dari sisa-sisa pecahan telur.

“Kami juga menggunakan prosesi panggih. Ini adalah budaya tradisional yang dilakukan setelah akad nikah, yang biasanya digunakan dalam pernikahan dengan adat Jawa. Maknanya, agar pasangan bisa menjalani kehidupan rumah tangga dengan bahagia, disertai restu kedua orang tua,” ungkap Amay.

Banyak tamu undangan hadir dalam prosesi sekali seumur hidup tersebut. Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Rembang Bayu Andriyanto juga tampak hadir. Bahkan, ia memberikan uang senilai Rp3 juta kepada pasangan pengantin ini sebagai tanda kasih.

Amay mengungkapkan alasan mereka menikah dengan memakai seragam Pramuka. Menurut dia, hal itu mereka lakukan karena keduanya sama-sama menyukai Gerakan Pramuka. Bahkan, keduanya adalah sama-sama Pembina Pramuka di Kabupaten Rembang.

“Kata Ketua Kwarnas Kak Adhyaksa Dault, menantu idaman adalah Pramuka. Saya sangat setuju dengan hal itu, karena Pramuka mengajarkan kita bagaimana bersikap, berbuat dan bertahan dengan hal-hal yang baik,” bebernya.

Amay juga mengungkapkan, konsep pernikahan dengan memakai seragam Pramuka tersebut mendapat restu dari kedua orang tuanya. Bahkan, tegas dia, mereka mendukung karena orang tua juga sama-sama menyukai Pramuka.

“Respons orang tua mendukung karena orang tua juga sama-sama menyukai Pramuka, dan masyarakat merasa bahwa hal ini merupakan hal yang belum pernah ada dan mereka lihat, maka tidak heran jika pada saat acara tersebut banyak sekali yang ingin melihat,” kata Pembina Pramuka di SD, Kabupaten Rembang ini.

Adhayaksa mengapresiasi Terhadap pernikahan ala Pramuka tersebut, Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault mengapresiasi dan mengucapkan selamat kepada pasangan pengantin ini, Sholikin dan Amay Liya Efikusuma. Ia juga mendoakan agar keduanya diberkati oleh Allah swt. dan menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah.

“Ini bukti bahwa menantu idaman adalah Pramuka. Mari kita sama-sama mendoakan keduanya. Hormat saya kepada kedua orang tuanya, dan para Pembina Pramukanya,” kata pria berkumis yang hobi mendaki gunung ini.

“Jadi, jika nanti ada orang tua yang mencari pasangan untuk anaknya, tanya dulu, dia Pramuka atau bukan. Kalau Pramuka, kalian sudah separo diterima. Saya yakin semua orang tua ingin mendapatkan menantu terbaik. Saya merasakan itu karena saya juga punya anak,” pungkas Ketua Umum DPP KNPI Periode 1999-2002 ini. (KO)*


Sekilas Info

Istri Wagub Banten dan Relawan PMI Bawa Ribuan Paket Bantuan ke Lombok

LOMBOK, (KB).- Tim relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Serang yang dipimpin langsung Ketua PMI Kota …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *