Kurangi Sampah Buangan, Airin Gagas Rumah Minim Sampah

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany mengajak warganya untuk meningkatkan keberadaan rumah minim sampah. Hal tersebut bertujuan mengantisipasi sampah buangan setiap hari. Dengan keberadaan rumah minim sampah, volume pembungan sampah rumah tangga ke tempat pembuangan akhir (TPA) juga akan berkurang.

“Menjaga lingkungan harus dimulai dari diri kita sendiri, seperti membawa botol minuman sendiri dari rumah, gunakan sedotan yang bisa dicuci dan lainnya,” katanya didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangsel Toto Sudarto, di Aula Balai Kota Tangsel.

Menurut dia, konsep rumah minim sampah hanya melanjutkan tradisi sebelumnya. Di mana, setiap sampah yang masih bisa digunakan kembali, tidak serta merta dibuang termasuk jenis sampah organik yang biasa diolah menjadi pupuk kompos.

Mudah-mudahan banyak yang jadi contoh bisa menularkan ke yang lainnya. Dimulai dari rumah terlebih dahulu, meskipun mungkin awalnya sulit, manakala kita berhasil dari rumah, maka akan memengaruhi lingkungan kita,” ujarnya.

Ia berharap, mulai tumbuh kesadaran, bahwa lahan untuk mengelola sampah di Tangsel juga sangat terbatas, sehingga mengolah sampah sejak di tingkat rumah tangga menjadi budaya masyarakat Tangsel.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangsel Toto Sudarto menuturkan, program rumah minim sampah sudah berjalan sejak beberapa bulan lalu. Ia optimistis, melalui program tersebut, Kota Tangsel akan bebas dari sampah. Dari 9 orang pelopor rumah minim sampah bisa mengurangi 43 hingga 90 persen dari sampah rumah tangga yang ada.

“Jika ini dikembangkan hingga 200 komunitas yang ada, rasanya kita optimistis, 2021 Tangsel akan bebas sampah,” tuturnya. (Dewi Agustini)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here