Kuota CASN Kabupaten Pandeglang Terbesar

PANDEGLANG, (KB).- Kuota penerimaan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) 2018, Kabupaten Pandeglang mendapatkan jatah terbesar dibanding kabupaten/kota di Provinsi Banten. Berdasarkan data di Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD), Pandeglang mendapatkan kuota sebanyak 427 orang. Sementara usulan yang disampaikan Pemkab Pandeglang ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) sebanyak 500 CASN.

Plt Kepala Badan Kepagawaian dan Diklat (BKD) Pandeglang, Undang Suhendar mengatakan, meski hanya mendapat kuota 427 CASN, namun pemerintah bersyukur. Sebab, kuota Pandeglang lebih besar dibanding kabupaten/kota lain di Provinsi Banten. Meski demikian, lanjut Undang, dirinya belum mengetahui rincian formasi CASN tersebut. Sebab, BKD sebatas menerima jumlah kuota yang diterima dari pemerintah pusat. Soal formasinya nanti akan diketahui beberapa waktu ke depan.

“Jumlahnya 427 CASN untuk Pandeglang, namun belum ada rincian kuota. Rencana akan ada hasilnya besok, jadi kami masih menunggu,” kata Plt BKD Pandeglang, Undang Suhendar kepada Kabar Banten, Jumat (14/9/2018). Ia menjelaskan, jika melihat kebutuhan ASN Pandeglang masih membutuhkan tenaga kesehatan, pendidikan, dan teknis lainnya di bidang infrastruktur.

“Saya tidak berani menyebutkan, khawatir salah. Tapi Pandeglang sedang membutuhkan tenaga kesehatan, pendidikan, dan teknis dan pekerjaan umum,” tuturnya. Meski alokasi itu diperuntukkan bagi Pandeglang. Akan tetapi, Undang menyatakan sistem penerimaan bisa diikuti peserta lain dari luar daerah. Mengingat saat ini mekanisme pendaftaran CASN sudah mengadopsi sistem online.

“Seluruh proses pendaftaran hanya akan dilakukan melalui portal nasional milik Badan Kepegawaian Negara (BKN). Kami hanya memfasilitasi saja,” ujarnya. Ia mengatakan, belum turunnya rincian formasi dari pemerintah pusat, masyarakat agar bersabar dan jangan mudah mempercayai informasi liar yang belum diketahui kebenarannya. Sebab, Pemkab akan mengumumkan secara resmi terkait proses penerimaan CASN.

“Kami imbau masyarakat tetap menunggu pengumuman resmi dari pemerintah. Berhati-hati karena rawan adanya oknum yang mengiming-iming bisa meloloskan CASN. Jika nanti sudah ada rincian, kami akan membuat surat edaran dan CASN bersih pungutan dan biaya,” tuturnya. (IF)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here