Kunjungi Kabupaten Serang, Menpar Beri Tugas Pengembangan Wisata

SERANG, (KB).- Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya memberikan tiga tugas utama kepada Pemerintah Kabupaten Serang untuk mengembangkan wisata. Ketiga tugas tersebut yakni membuat masterplan wisata religi, pengembangan wisata Tanara dan pengembangan wisata sungai Kalimati.

Hal tersebut disampaikan saat Menpar mengunjungi Kabupaten Serang di Aula Tubagus Suwandi, Rabu (29/5/2019). Dengan didampingi Kepala Dinas Pariwisata Banten Eneng Nurcahyati, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah dan jajaran pejabat eselon II dan III Pemkab Serang, sebelumnya Menpar mengunjungi wilayah Serang utara. Yakni Ponpes An Nawawi di Kecamatan Tanara dan Kalimati di Kecamatan Pontang-Tirtayasa.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, ada tiga instruksi yang ingin diberikan pada Pemkab Serang tahun ini. Pertama masterplan wisata religi di Kabupaten Serang, kedua pengembangan wisata di Tanara dan ketiga pengembangan wisata sungai Kalimati. “Saya ingin tiga instruksi saya selesai tahun ini,” ujarnya kepada wartawan.

Ia berharap, tahun ini ketiga tugas tersebut bisa selsai. Dengan demikian akan memberikan semangat dan membuktikan bahwa pariwisata akan mensejahterakan masyarakat Serang.

Pihaknya pun mengaku siap memberikan dukungan untuk pengembangan tiga hal tersebut. Pertama untuk promosi, kedua pengembangan destinasi dan ketiga pembinaan Sumber Daya Manusia (SDM). “Tiga-tiganya pararel kita lakukan tahun ini kita harapkan selesai termasuk yang Kalimati, pembangunan akan dilakukan di 3 km pertama,” tuturnya.

Sementara, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengatakan pada kesempatan ini pihaknya telah mengekspos rencana pengembangan wisata tersebut kepada Menpar. “Alhamdulillah beliau menyambut baik ke kawan media menyampaikan bahwa di Kabupaten Serang ditetapkan menjadi daerah wisata religi,” ujarnya.

Tatu mengatakan, tahapan dan suport yang akan diberikan kementrian dalam hal ini pun sudah sangat jelas. Kemudian Menpar meminta komitmen Pemkab Serang. “Dalam arti penganggarannya disana harus menganggarkan cukup besar sesuai kebutuhan di lapangan,” katanya.

Kemudian kata dia, berdasarkan paparan Menpar, keberhasilan pengembangan wisata sudah terbukti menjadi solusi mengatasi pengangguran. “Saya berharap di Kabupaten Serang demikian, karena dengan mengembangkan pariwisata selain pengangguran terjawab juga satu lagi keunggulan lainnya adalah tingkat kebahagiaan juga meningkat di masyarakat Kabupaten Serang,” tuturnya. (Dindin Hasanudin)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here