Kunjungan Wisata Pantai di Kabupaten Lebak Menurun

Jumlah kunjungan wisatawan ke sejumlah tempat destinasi pantai di Kabupaten Lebak awal tahun 2019 menurun. Hal itu terjadi karena sebagian wisatawan masih trauma atas bencana tsunami Selat Sunda yang terjadi beberapa waktu lalu.

Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata (Dispar) Lebak Oktavianto Arief mengatakan, jelang memasuki triwulan pertama jumlah pengunjung wisata bahari atau pantai yang tercatat dari Dispar Lebak, awal Januari-Maret 2019 baru mencapai 7.000 pengunjung dari target triwulan pertama yang ditargetkan sebesar 150.000 orang.

Mengenai pencapaian target di tahun 2019, Dispar telah menargetkan sebanyak satu juta pengunjung dari 26 objek dan daya tarik wisata (ODTW) di berbagai wisata yang di antaranya mulai dari wisata alam bahari, curug, goa, air panas dan budaya, religi serta wisata buatan.

“Wisata bahari atau pantai merupakan salah satu wisata dari sebanyak 26 ODTW yang pengunjungnya bisa diandalkan dalam memenuhi target,” kata Oktavianto, Selasa (5/3/2019).

Menurut dia, mengingat tahun 2018 pencapaian target sebesar 700.000 pengunjung dan hanya tercapai 650.000 orang. Hal itu tidak dapat menutup kemungkinan, wisata bahari dapat menutupi target pencapaian ditahun ini.

“Pengunjung wisata bahari disinyalir masih merasa takut disaat pascabencana tsunami yang melanda di Kabupaten Serang dan Pandeglang sejak tahun 2018,” ucapnya.

Meski demikan, target pencapaian belum bisa diprediksi tercapai atau tidaknya. “Kita lihat setelah menjelang hari perayaan Idulfitri, itu salah satu patokan yang akan kami kaji tercapai dan tidaknya target pencapaian tahun ini,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Lebak, Erwin mengaku, pasca adanya kejadian bencana tsunami tahun 2018 di Kabupaten Pandeglang dan Serang, jumlah pengunjung khususnya di wisata bahari tidak seperti biasanya.

“Di malam Tahun Baru 2019 di Pantai Sawarna hanya ada sekitar 500 pengunjung, biasanya mencapai ribuan disetiap awal tahun,” tutur Erwin.

Kondisi pascabencana tsunami masih berdampak kurangnya pengunjung di beberapa pantai. Hari Sabtu dan Ahad pengunjung belum maksimal. Pihaknya terus berupaya menginformasikan melalui sarana medsos, keadaan kondisi alam di wilayah wisata Pantai Lebak Selatan untuk menarik minat pengunjung.

“Apalagi jika ditunjang dengan sarana infrastruktur yang memadai, saya akui memang saat ini sudah banyak mengalami perubahan jika melihat ke tahun sebelumnya,” ujarnya.

Selain itu, ia menambahkan, Balawista dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) selalu berupaya dalam menarik minat pengunjung di Tahun 2019. (Galuh Malpiana)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here