Rabu, 16 Januari 2019

Kualifikasi Gulat Pra PON 2019, PGSI Banten Ikuti Semua Nomor

SERANG, (KB).- Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Banten akan mengikuti 24 nomor yang dipertandingkan di babak kualifikasi pra Pekan Olah raga Nasional (PON) 2019. Banyaknya nomor yang diikuti oleh atlet PGSI Banten dimaksudkan agar peluang meloloskan atletnya di kualifikasi menuju PON 2020
semakin besar.

“Insya Allah Pengprov PGSI Banten mau full class. Full class 24 kami sudah siap atletnya,” ujar Ketua Pengprov PGSI Banten, Hariyanto kepada Kabar Banten, Kamis (3/1/2019).

Ia mengatakan, dari 24 kelas yang diikuti tidak seluruhnya merupakan pegulat pelatda jangka panjang (PJP). Alasannya, pegulat yang mempunyai berprestasi dan talenta juga akan diikutsertakan. Ia yakin atlet lain di luar PJP saat ini sangat kompetitif. “Dari PJP enggak perlu semua, untuk pra PON,” kata Hariyanto.

Ia menuturkan, babak kualifikasi PON merupakan ujian atlet untuk masuk partai PON. Di babak kualifikasi tersebut atlet-atlet dari provinsi lain di luar Banten akan beradu, menampilkan kualitas bertanding mereka. “Babak kualifikasi PON bukan pertandingan yang gampang tapi kami yakin atlet PGSI Banten dapat lolos,” ucap Hariyanto.

Di babak kualifikasi pra PON hanya rangking lima besar saja yang dapat melenggang ke PON Papua 2020. Hal tersebut berdasarkan keputusan dari Pengurus Besar (PB) PGSI. Namun demikian, PGSI Banten hanya akan memberangkatkan atlet yang mampu menembus tiga besar.

“Kalau untuk lolos versi PB (pengurus besar) sama berangkat PON beda (dari KONI Banten). KONI Banten hanya akan memberangkatkan tiga besar saja, rangking lima dan rangking empat enggak berangkat, keputusan Bu Rumiah (Ketua KONI Banten) tegas. Kami sepakat dengan kebijakan tersebut karena efektif biaya,” tutur Hariyanto.

Ia berharap di tengah belum jelasnya waktu pra PON 2019, KONI Banten menambah jatah atlet untuk PJP. Saat ini atlet yang masuk PJP berjumlah 5 orang. Jika melihat kualitas atlet Banten idealnya jumlah yang masuk program PJP ditambah menjadi 10 orang.

“Di pra kualifikasi PON 2019 semoga kami dapat meloloskan banyak atlet untuk ke PON, makanya kami minta bantuan KONI Banten minimal kouta PJP ditambah, selama ini belum ada penambahan,” kata Hariyanto. (FI)*


Sekilas Info

KONI Banten Buka Peluang Tambah Kuota Pelatda Jangka Panjang

SERANG, (KB).- Ketua Komite Olah raga Nasional Indonesia (KONI) Banten, Rumiah Kartoredjo membuka peluang bagi pengurus …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *