Krisis Air Bersih Meluas

PANDEGLANG, (KB).- Kasus kekeringan menyebabkan krisis air bersih di masyarakat terus meluas. Tidak saja terjadi di wilayah Pandeglang Selatan, namun sekarang terjadi di Desa Majau, Kecamatan Saketi, Kabupaten Pandeglang.

Akibat krisis air bersih terjadi selama sepekan membuat sejumlah pemuda yang tergabung dalam Angkatan Muda Majau (AMM) terpaksa harus menggali sumur darurat untuk mencari sumber air bersih.

Menurut informasi, para pemuda Majau membuat sumur gali tersebut atas dasar keprihatinan dengan melihat kondisi warga yang mengalami kesulitan air bersih. Tidak sedikit warga yang terpaksa mengonsumsi air kali selama dilanda kekeringan.

Ketua AMM Farid Ma’ruf mengatakan, para pemuda melakukan aksi gotong royong membuat sumur gali tersebut semata untuk kepentingan fasilitas umum dan ini karya murni anak muda. Meskipun proses pembuatan sumur gali sangat sederhana, tetapi setelah sumur itu mengeluarkan air bersih sangat berarti untuk kebutuhan masyarakat.

“Kalau alasan membangun sumur galian itu mungkin kami spontan tergerak nurani untuk memberikan dharma bakti kepada masyarakat. Kami tidak kuat lagi melihat warga kalang kabut kesulitan air bersih. Makanya selaku anggota muda yang ada di Desa Majau, kami tergugah membuat sumur gali darurat. Mungkin kami hanya mampu melihat kondisi kebutuhan warga dengan cara iuran swadaya membuat sumur gali,” kata Farid Ma’ruf kepada Kabar Banten, Senin (25/11/2019).

Menurut dia, meskipun di Desa Majau tersebut terdapat satu sungai, namun sungai tersebut hanya bisa dipakai untuk mandi dan kebutuhan mencuci pakaian. Tetapi dengan berdirinya sumur gali mudah-mudahan dapat bermanfaat bagi masyarakat.

“Memang di Desa Majau itu kan ada satu sungai, tapi sekarang kondisinya sudah sedikit surut dan hanya bisa dipakai mencuci pakaian dan mandi saja. Air sungai itu tidak bisa dikonsumsi. Semoga saja dengan sumur gali ini bisa memberi manfaat bagi warga mendapatkan air bersih untuk minum,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Desa Majau Muhamad Nasir, mengapresiasi inisiatif pemuda dalam membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang kesulitan air bersih. Ia berharap dengan sumur yang dibuat oleh AMM bisa bermanfaat bagi masyarakat.

“Tentunya saya sangat bangga dengan inisiatif pemuda saat ini, karena pemuda sudah mampu bergerak mengabdikan dirinya untuk masyarakat. Meski swadaya pembuatan sumur ini, saya melihatnya ini memiliki manfaat yang besar bagi masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu anggota Komisi I DPRD Pandeglang dari Fraksi PKS Hasanudin mengatakan, pemerintah daerah harus segera membantu warga Majau yang mengalami kesulitan air bersih. Sebab, air merupakan kebutuhan hidup yang tidak bisa diabaikan.

“Saya harap ada bantuan sementara berupa distribusi air bersih dari pemerintah untuk warga Majau,” ujar Hasanudin. (Ade Taufik/EM)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here