Rabu, 16 Januari 2019

Krakatau Steel Lirik Pelabuhan Warnasari

CILEGON, (KB).- PT Krakatau Steel (KS) melirik kerja sama investasi pada Pelabuhan Warnasari. Sikap Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut setelah memorandum of understanding (MoU) antara Pemkot Cilegon dengan PT Bosowa Bandar Indonesia (BBI) sselesai Oktober tahun lalu.

Direktur Logistik dan Pengembangan Usaha PT KS, Ogi Rulino mengatakan, pihak manajemen telah menyatakan ketertarikan kepada Pemkot Cilegon. Pihaknya akan menyiapkan PT Krakatau Bandar Samudera (KBS) untuk maju dalam kerja sama tersebut.

“Corr bussines PT KBS kan pelabuhan. Pemkot punya lahan, kami bisa kerja sama di situ. Bentuknya bisa macam-macam, apakah KSO, BOT, banyak lah,” katanya, Selasa (8/1/2019).

Ia belum bisa menerangkan peran PT KBS dalam kerja sama tersebut. Sebab, pihaknya baru menyatakan ketertarikan kepada PT KS.

“Sekarang kan baru peminatan, saya tidak bisa bilang apakah PT KBS yang bangun infrastrukturnya atau tidak. Bisa saja pihak kami yang membangun, kemudian mengoperasikan, lalu dalam kurun waktu tertentu diserahterimakan kepada Pemkot Cilegon,” ujarnya.

Terkait kesiapan pengalokasian anggaran dari perusahaan untuk kepentingan pembangunan Pelabuhan Warnasari, dia menuturkan, hal tersebut, tidak perlu diragukan. Terlebih pada setiap proyek infrastruktur, pihaknya akan mendapatkan dukungan dari perbankan.

“Jika ditanya tentang kemampuan anggaran PT KBS, kan tidak semua harus dari equiti sendiri. Kalau bicara proyek, equiti biasanya hanya 30 persen. Sisanya perbankan,” ucapnya.

Ia meyakini, jika perbankan akan tertarik mendukung proyek pembangunan Pelabuhan Warnasari. Mengingat ebida margin pembangunan pelabuhan selalu tinggi.

“Kalau bicara pelabuhan, ebida margin-nya itu luar biasa. Bisa 50 hingga 60 persen atau minimal 40 persen lah. Kalau ebida margin-nya 40 persen, bank mana yang tidak mau membiayai,” tuturnya.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Cilegon, Edi Ariadi membenarkan, bahwa PT KS telah menyatakan ketertarikan pada kerja sama investasi Pelabuhan Warnasari. Bahkan, pihaknya menyambut ketertarikan PT KS tersebut dengan membuat draft perjanjian kerja sama dengan PT KS.

“Draftnya sedang disusun bu sekda (Sari Suryati), kami menyambut hangat ketertarikan PT KS. Saya yakin akan banyak positifnya, lahannya saja kan di dekat KIEC,” katanya.

Seperti diketahui, Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Pelabuhan Cilegon Mandiri (PCM) membangun Pelabuhan Warnasari, di kawasan industri Krakatau Steel. Luas lahan yang direncanakan untuk pelabuhan sekitar 364.408 m² dari luas lahan yang dimiliki Pemkot Cilegon seluas 450.000 m². (AH)*


Sekilas Info

Berada Di Dekat “Ring Of Fire”, Kota Cilegon Harus Bersiap

CILEGON, (KB).- Masyarakat Kota Cilegon diminta untuk siap menghadapi potensi bencana gempa bumi dan tsunami. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *