KPU Lebak Launching Pilkada 2018

LEBAK, (KB).-  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lebak menggelar launching atau peluncuran pemilihan kepala daerah (Pilkada) Bupati dan Wakil Bupati Lebak 2018. “Kami bekerja keras siap melaksanakan penyelenggaraan pilkada,” kata Ketua KPU Kabupaten Lebak Ahmad Saparudin setelah launching pilkada yang dipusatkan di Alun-alun Multatuli Rangkasbitung, Rabu (15/11/2017).

Penyelenggaraan Pilkada Lebak dialokasikan Rp 65,5 miliar untuk mendukung demokrasi lima tahunan.
Masyarakat dapat menggunakan hak politiknya pada Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Lebak yang akan berlangsung 27 Juni 2018. Pelaksanaan pilkada dilakukan secara serentak di 171 daerah di tanah air.
Dari 171 daerah tersebut, ada 17 provinsi, 39 kota, dan 115 kabupaten di antaranya Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

“Kami minta masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya untuk menentukan kepala daerah itu,” katanya menjelaskan. Menurut dia, penyelenggaraan Pilkada Lebak dengan tema maskot “Gula Aren”, karena makanan organik yang bisa menyehatkan tubuh. Selain itu juga kerajinan gula aren menjadikan sentra unggulan masyarakat Kabupaten Lebak.

Manfaat gula aren bisa menyembuhkan berbagai penyakit, seperti kolesterol, diabetes, darah tinggi dan penyakit lainnya. Karena itu, filosofi “gula kawung” diharapkan personel penyelenggara pilkada, di antaranya KPU, Panwaslu, PPK, PPS dan petugas lainnya bisa bekerja dengan sehat. Selain itu juga tagline Pilkada Lebak yakni “Cerdas Memilih dan Cerdas Memimpin”. “Kami optimistis pilkada berjalan sukses dan damai tanpa terjadi gesekan konflik yang bisa menimbulkan perpecahan,” katanya menjelaskan.

Sementara itu, Komisioner KPU RI, Pramono Ubaid Tantow mengatakan, terkait pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lebak, semua tahapan sudah terlaksana dengan baik. Peluncuran ini merupakan akhir dari tahapan untuk segera melaksanakan pemilihan yang akan dilaksanakan beberapa bulan ke depan.

“Kabupaten Lebak ini merupakan salah satu kabupaten paling tinggi angka partisipasi hak pilihnya di Provinsi Banten, dalam setiap penyelenggaraan pemilu, pemilukada dan pemilihan Bupati Lebak selalu menjadi yang terbesar di antara kabupaten lainnya. Selain itu, pada launching ini kita berharap semoga perhelatan pemilihan bupati dan wakil bupati 2018 dapat terlaksana dengan baik sesuai yang diharapkan kita semua,” tutur Pramono.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Lebak, Dede Jaelani mengimbau agar seluruh ASN tidak mengotori jalannya pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lebak dengan ikut serta berpolitik mendukung salah satu kandidat, terlebih melakukan money politics untuk memenangkan salah satu pasangan calon.

“Dalam hal ini, saya yang juga selaku Ketua Korpri Kabupaten Lebak, mengimbau seluruh ASN untuk tidak ikut serta dalam gejolak politik pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lebak 2018. Jika ada ASN yang terbukti ikut serta, maka akan diberikan sanksi sesuai undang-undang yang berlaku,” tuturnya. (Lugay/Job)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here