KPU Kota Tangerang Bentuk Tim Pemeriksa Kesehatan

TANGERANG, (KB).- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang memastikan bahwa Tim Pemeriksaan Kesehatan Bakal Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang Tahun 2018 sudah terbentuk, Selasa (2/1/2018). Kepastian itu didapat setelah KPU melakukan koordinasi lanjutan dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Tangerang, Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Perwakilan Provinsi Banten, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tangerang, dan Rumah Sakit Umum (RSU) Kabupaten Tangerang di ruang rapat Gedung Manajemen RSU Kabupaten Tangerang.

“KPU Kota Tangerang pagi ini berkoordinasi dengan IDI Cabang Tangerang, HIMPSI Wilayah Banten, BNN Kota Tangerang, serta RSU Kabupaten Tangerang untuk membentuk tim pemeriksa kesehatan bakal pasangan calon pada pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang,” kata Komisioner KPU Kota Tangerang, Banani Bahrul, Rabu (3/1/2018). Ia menuturkan, tim pemeriksa yang dibentuk, selain berasal dari IDI, HIMPSI, dan BNN juga dokter yang ditunjuk oleh RSU Kabupaten Tangerang. “Pembentukan tim pemeriksa kesehatan ini sebagai pelaksanaan dari ketentuan peraturan perundang-undangan,” tuturnya.

Bahrul mengatakan, pemeriksaan kesehatan akan dilaksanakan dalam rentang waktu 8 hingga 15 Januari 2018. Dan ada beberapa aspek. Tim pemeriksa kesehatan akan memeriksa tiga aspek, yakni aspek jasmani yang meliputi pemeriksaan kesehatan medik-fisik, aspek rohani yang meliputi pemeriksaan psikiatri dan psikologis, dan aspek bebas narkotika dan psikotropika dengan menggunakan sampel urine. Menurut dia, tujuan pemeriksaan,untuk mengetahui kemampuan jasmani dan rohani pasangan calon dalam melaksanakan tugas dan kewajiban.

Selain itu, pemeriksaan kesehatan jiwa untuk mengetahui kemampuan paslon dalam melakukan observasi, menganalisa, membuat keputusan, dan mengomunikasikannya. “Tidak berarti harus bebas dari penyakit atau kecacatan, melainkan setidaknya paslon harus dapat melakukan kegiatan fisik sehari-hari secara mandiri tanpa hambatan yang bermakna dan tidak memiliki penyakit yang diperkirakan akan mengakibatkan kehilangan kemampuan fisik dalam lima tahun ke depan,” tuturnya.

Menurut dia, jika kemungkinan ada calon atau pasangan calon yang tidak memenuhi syarat setelah dilakukan pemeriksaan, partai politik atau gabungan partai politik pengusung dapat mengganti.
“Ya, Peraturan KPU mengatur perihal itu, bahwa dalam hal bakal calon atau bakal pasangan calon dinyatakan tidak memenuhi syarat kesehatan jasmani dan rohani dan/atau bebas penyalahgunaan narkotika, calon atau pasangan calon yang bersangkutan dapat diganti dengan bakal calon atau bakal pasangan calon baru,” katanya. Diketahui sebelumnya, KPU Kota Tangerang juga telah mengumumkan pendaftaran pasangan calon dilaksanakan pada 8 hingga 10 Januari 2018. Sementara penetapan pasangan calon akan dilakukan pada 12 Februari 2018. (DA)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here