KPU Kota Serang Pastikan Surat Suara DPTb dan DPK Pemilu 2019

SERANG, (KB).- Untuk mengantisipasi membeludaknya pemilih daftar pemilih tambahan (DPTb) dan daftar pemilih khusus (DPK) pada hari pemungutan suara Pemilu 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) diminta untuk memastikan ketersediaan surat suara di tempat pemungutan suara (TPS).

Hal tersebut dibahas pada rapat teknis yang digelar KPU Kota Serang bersama sejumlah instansi terkait, Senin (4/3/2019). Hadir pada rapat tersebut, perwakilan sejumlah rumah sakit, camat, Satpol PP, LP, rutan, Polda Banten, Polres Serang Kota, organisasi mahasiswa, dan lembaga pemantau pemilu.

“Kami menangkap situasi di sejumlah daerah adanya mobilisasi massa oleh peserta pemilu,” kata Koordinator JRDP Nana Subana, pada sesi dialog. Mereka, tutur dia, mengarahkan pemilik KTP-el untuk menjadi pemilih DPK, sehingga diberi 5 surat suara oleh KPPS. Padahal, dia sudah tercatat di TPS tertentu.

Jika KPPS tidak cermat, maka bisa jadi ada pemilih yang tidak berhak menggunakan hak pilih atas surat suara tertentu, tetapi justru diberikan. Ia mencontohkan, warga Kabupaten Lebak pindah memilih ke Kota Serang. Tentu dia hanya berhak mendapatkan dua jenis surat suara, bukan lima surat suara.

“Kami berharap, pengawas TPS bentukan Bawaslu nantinya juga teliti betul soal DPK dan DPTb ini. Pastikan dengan cermat setiap profil setiap pemilih yang hadir ke TPS,” ujarnya.

Ketersediaan surat suara juga disoroti Kepala Satpol PP Kota Serang Maman Lutfi. “KPU Kota Serang harus menyediakan langkah antisipatif manakala sebuah TPS kekurangan surat suara atau mengalami kerusakan surat suara yang begitu banyak akibat kekeliruan pemilih dalam melipat surat suara yang ukurannya begitu besar,” ucapnya.

Divisi Teknis KPU Kota Serang Fierly Murdlyat Mabrurri menuturkan, setelah DPTb dan DPK direkap di tingkat kota, maka PPS harus cermat mendistribusikan pemilih DPTb dan DPK. Pastikan jangan ada penumpukan pemilih di satu TPS.

Harus dibagi rata ke setiap TPS dalam satu kelurahan. Dalam pengamatan pihaknya ada sejumlah warga yang bermukim di perumahan mengalami lonjakan DPTb dan DPK dalam jumlah banyak. Mereka sudah pindah domisli, tetapi masih tercatat di DPT daerah asal.

“Bagi yang sudah tercatat di DPT daerah asal, maka dia harus segera mengajukan form pindah memilih A-5 kepada KPU kabupaten/kota asal atau KPU kabupaten/kota tujuan. Pada form A-5 itu nanti kami beri tanda si pemilih mendapatkan jenis surat suara apa, disesuaikan dengan TPS asal tempat dia terdata,” katanya.

Divisi PHL Bawaslu Kota Serang Rudi Hartono menuturkan, ada 12 fokus pengawasan yang akan dilakukan di setiap TPS, di antaranya tentang kesesuaian antara surat suara yang digunakan dengan pemilih yang hadir, distribusi form C-6, serta netralitas KPPS.

Pada kesempatan tersebut, Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kota Serang Patrudin menjelaskan, prosedur sortir dan lipat surat suara akan dengan ketat dilakukan oleh KPU. Ia mengatakan, KPU akan memastikan ketepatan jumlah dan kualitas surat suara untuk setiap TPS. (HY)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here