KPU Kabupaten Tangerang Prioritaskan Pemilih ODGJ

TANGERANG, (KB).- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tangerang, memberikan prioritas memilih kepada orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) untuk mencoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Pemilu 17 April 2019.

“Kami kategorikan ODGJ sebagai penyandang disabilitas, sehingga mereka juga punya hak memilih,” kata Ketua KPU Kabupaten Tangerang Muhammad Ali Zainal Abidin, Senin (15/4/2019).

Dia mengatakan, petugas di TPS harus dapat melayani pemilih ODGJ sehingga ketika di bilik suara tidak mengalami kendala. Hal tersebut terkait KPU telah merampungkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) tahap kedua sebanyak 2.118.565 orang tersebar pada 29 kecamatan.

Namun dari jumlah DPT tersebut sebanyak 1.198 pemilih merupakan penyandang disabilitas yang merupakan tuna daksa, tuna netra, tuna rungu (wicara), tuna grahita. Dikatakannya, ODGJ masuk dalam kategori penyandang disabilitas yang telah ditetapkan sebagai DPT.

Menurut dia, syarat mencoblos bagi ODGJ yakni adanya surat keterangan dari dokter yang menangani mereka. Dan jika di hari pencoblosan ODGJ tersebut tidak dapat menunjukkan surat keterangan dokter, maka petugas berhak untuk melarang sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam catatan KPU setempat penyandang disabilitas di Kabupaten Tangerang sebanyak 1.080 pemilih, terdiri atas OGDJ sebanyak 201 orang, tuna netra 217, tuna rungu 196 dan tuna grahita 116 serta tuna daksa 349 orang.

Zaenal mengatakan, KPU tidak menyediakan TPS pada tiga Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Balaraja, Pakuhaji dan RSUD Tangerang untuk melayani pasien, dan mereka masuk dalam kategori Daftar Pemilih Tambahan (DPTb).

Sedangkan petugas TPS terdekat sebanyak dua hingga tiga orang berkeliling mendatangi pasien agar mereka dapat mencoblos pada Rabu (17/4/2019). Surat suara pasien itu kemudian dihitung oleh petugas setelah memasukkan ke kotak yang sudah disediakan pada TPS terdekat dari RSUD. (DA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here